OKI Gelar Rapat Darurat Bahas Rencana Aneksasi Penjajah Zionis

Rapat Dewan Menteri Luar Negeri OKI di Jeddah, Arab Saudi pada 29 Mei 2019 [Fatih Aktaş / Kantor Berita Anadolu]

Organisasi Kerjasama Islam (OKI) pada hari Rabu (10/06) mengadakan rapat virtual di tingkat menteri luar negeri untuk membahas rencana Penjajah Zionis mencaplok wilayah-wilayah yang dijajah di Tepi Barat, demikian seperti dilaporkan kantor berita Anadolu.

Pada rapat darurat itu, Sekjen OKI, Yousef Bin Al-Othaimeen, menegaskan kembali posisi OKI menolak semua kebijakan Penjajah Zionis yang bertujuan mengubah tabiat demografis teritorial Palestina.

Dia juga meminta komunitas internasional untuk “meminta pertanggungjawaban Penjajah Zionis atas pelanggarannya yang berkelanjutan dan untuk memberikan perlindungan kepada rakyat Palestina.”

Menteri Luar Negeri Palestina Riyad al-Maliki menyerukan diambilnya langkah-langkah politik, hukum, diplomatik dan ekonomi lebih lanjut untuk menghadapi rencana aneksasi Penjajah Zionis.

Rencana aneksasi Penjajah Zionis telah menarik kecaman dan kemarahan internasional.

Tepi Barat, termasuk Alquds Timur, dipandang sebagai wilayah yang dijajah di bawah hukum internasional, sehingga menjadikan semua pemukiman Yahudi yang ada di sana – dan juga aneksasi yang direncanakan itu – sebagai hal yang ilegal.

——–

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 10 Juni, 2020 jam 7:00 malam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *