Netanyahu Harapkan Penetapan RUU “Al-Quds Raya”

aspacpalestine.com – Palestina. Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu mengharapkan penetapan rancangan undang-undang terkait pembentukan blok permukiman di Tepi Barat terjajah di bawah otoritas kota Al-Quds terjajah. Hal ini merupakan upaya untuk memasarkan secara diplomatis daerah tersebut kepada pemerintahan Amerika Serikat.

Keputusan tersebut diagendakan diambil suaranya oleh komite kementerian pada hari Ahad (29/10/2017), terkait dengan rancangan undang-undangan “Al-Quds Raya”. Rencana ini bertujuan untuk mempercepat pengajuannya ke Knesset untuk disetujui.

Dikutip dari koran Prancis, seorang pejabat Israel yang menolak disebutkan namanya mengatakan bahwa rancangan undang-undang “pendahuluan diplomasi” tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Ungkapan pendahuluan diplomasi terhadap RUU tersebut menyiratkan bahwa Netanyahu ingin membahas terlebih dulu dengan gedung putih, yang berusaha menghidupkan kembali proses perdamaian antara Israel dan Palestina. RUU tersebut meluaskan kekuasaan kota A-Quds terjajah untuk menggabungkan blok permukiman yang berada di bagian selatan dan timur Al-Quds.

 

Sumber: aljazeera.net

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *