Netanyahu Harapkan Negara Eropa Akui Al-Quds Ibukota Israel

aspacpalestine.com – Brussel. Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu memuji pengakuan Al-Quds sebagai ibukota Israel, oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Senin (11/12/2017). Dia mengharapkan negara-negara Eropa mengikuti keputusan Trump. Hal ini disampaikan Netanyahu sebelum melakukan pertemuan dengan para Menteri Luar Negeri Uni Eropa di Brussel, Senin (11/12/2017).

Terkait keputusan Trump yang mendapat kecaman dari orang-orang Palestina dan pemerintah Arab serta Barat, Netanyahu mengatakan “keputusan Trump akan berkonstribusi terhadap proses perdamaian di Timur Tengah”. Dia menyerukan kepada orang-orang Palestina untuk “mengakui Israel sebagai negara Yahudi dan menerima Al-Quds sebagai ibukota Palestina”.

Netanyahu menekankan bahwa “Al-Quds ibukota Israel dan tidak ada satu pun yang dapat memungkiri hal tersebut”.

Kantor berita “Israel hari ini” mengungkapkan pada dua hari Sabtu (9/12/2017), upaya diplomasi yang dilakukan oleh pemerintah penjajah Israel setelah deklarasi Trump mengenai Al-Quds sebagai ibukota Israel, bertujuan untuk meyakinkan negara lain untuk mengeluarkan pengakuan serupa dan memindahkan kedutaan negara-negara mereka ke Al-Quds”.

Mengutip dari berita yang dilansir oleh situs tersebut, Arab21.com melaporkan “Netanyahu memberikan intruksi terkait hal ini kepada utusan-utusan Israel di seluruh dunia untuk mengintensifkan pekerjaan zionis di dalam hal ini”.

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Federica Mogherini mengatakan kepada para jurnalis “Uni Eropa akan terus komitmen “konsensus internasional” Al-Quds.

Uni Eropa menghormati konsensus internasional Al-Quds, Lanjut Mogherini

Disebutkan bahwa kunjungan tersebut merupakan kunjungan pertama Perdana Menteri Israel ke Uni Eropa sejak 22 tahun lalu.

 

Sumber: arabi21.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *