Militer 'Israel' Ancam Akan Bumihanguskan Gaza

Oleh: Lulu Basmah

Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel (IDF), Avichai Adre’i, mengancam bahwa militer ‘Israel’ akan membumihanguskan seluruh wilayah Gaza.

“Hamas sebelumya sudah melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki situasi di Gaza namun saat ini mereka justru mengambil langkah yang dapat menghancurkan wilayah mereka sendiri,‘’ tulisnya di Twitter Senin (12/11).

“Jangan coba-coba dengan kami, rakyat Gaza akan dihujani dengan roket,” ancamnya.

“Hingga saat ini, kami telah menargetkan berbagai sasaran, diantaranya lokasi peluncuran roket dan situs-situs militer,” tambahnya.

Situasi keamanan di Jalur Gaza semakin tegang pasca operasi rahasia membunuh panglima Hamas, Qassam Noor, di Masjid Ismail Abu Shanab. Operasi tersebut berujung kontak senjata yang menewaskan satu perwira ‘Israel’ dan melukai lainnya.

Sejak Senin (12/11) dini hari hingga saat ini, Pejuang Palestina di Jalur Gaza melepaskan roket ke wilayah yang diduduki Israel di sekitar Gaza untuk membalas pembunuhan petinggi Hamas dan 6 rakyat Palestina yang gugur di tangan IDF.

Faksi perlawanan pagi ini juga menegaskan akan memperluas sasaran roket di wilayah yang diduduki penjajah ‘Israel’, hingga ke wilayah Ashkelon, Bir Sabu’ dan Ashdoud.

Berdasarkan keterangan IDF, Hamas telah melepas 370 roket ke wilayah yang diduduki penjajah ‘Israel’. Dari Jumlah tersebut hanya 100 yang mampu ditangkis sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel.

Jalur Gaza adalah wilayah yang terisoliasi akibat blokade yang telah berlangsung selama lebih dari 11 tahun.

Di masa itu, Gaza hancur lebur akibat 3 perang besar tahun 2009, 2012 serta 2014 yang melumpuhkan seluruh sektor kehidupan di Gaza termasuk pertanian.

Situasi ini diperparah setelah Pemerintah AS bulan lalu menghentikan donasinya terhadap Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA yang merupakan tulang punggung sebagian besar rakyat Gaza.

Situasi sulit ini memaksa warga Gaza menggelar aski masal “Great Return March”, menuntut Israel untuk menghapus blokade yang membuat rakyat Gaza sengsara serta memulangkan pengungsi Palestina ke tanah air.

Serangan dan tindak kekerasan pasukan pertahanan Israel (IDF) terhadap warga Gaza sejak 30 Maret silam hingga saat ini diperkirakan menelan lebih dari 200 lebih korban jiwa.

Sebelumnya, pemerintah Mesir berupaya membujuk ‘Israel’ dan Gaza untuk melakukan negosiasi damai. Namun upaya ini gagal Israel melakukan operasi pembunuhan petinggi Hamas. (LB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *