Mesir Cegah Konvoi Bantuan Aljazair Masuk Gaza

aspacpalestine.com – Rafah. Otoritas Mesir mencegah sebuah konvoi bantuan kemanusiaan dari Aljazair memasuki Jalur Gaza, melalui perlintasan Rafah, pernyataan NGO Palestina, Jumat (18/8/2018).

“Keputusan Mesir mencegah masuk konvoi kemanusiaan Aljazair ke Gaza merupakan hal yang menyedihkan dan disayangkan, serta tidak mencerminkan semangat positif yang baru saja mendominasi hubungan ini”, ujar NGO tersebut.

Menurut sumber Palestina, konvoi Aljazair ditolak masuk meskipun surat-surat dan dokumen-dokumen telah dipenuhi. Sumber tersebut mencatat bahwa konvoi bantuan itu saat ini dalam perjalanan kembali ke Aljazair.

NGO Palestina mengatakan bahwa konvoi membawa tersebut membawa obat-obatan, penyelesaian alat medis, generator listrik, serta peralatan-peralatan lain yang sangat dibutuhkan oleh rumah sakit-rumah sakit di Gaza.

Selasa lalu (15/8/2018), Kepala Departemen Bantuan Asosiasi Cendikiawan Aljazair, Syeikh Yahya Sari mengumumkan peluncuran konvoi bantuan tersebut. Dia mencatat bahwa bantuan tersebut terdiri dari 14 truk bantuan dan 5 anggota dari Departemen Bantuan Asosiasi Cendikiawan Aljazair.

Sari mengatakan bahwa mereka telah memperoleh semua dokumen dan persetujuan dari Mesir untuk mengantarkan bantuan ke Jalur Gaza.

Perlintasan Rafah merupakan pintu pembuka utama Gaza bagi dunia. Perlintasan tersebut ditutup total sejak Juli 2013. Beberapa kesempatan jarang terjadi, perlintasan dibuka beberapa hari untuk mengizinkan ratusan orang Gaza yang telah terlantar melakukan perjalanan ke dalam dan ke luar Gaza. Sebelum pembukaan yang dilakukan minggu ini, terakhir kali perlintasan Rafah dibuka 5 bulan lalu.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *