Menteri Perumahan Zionis Sambangi Pelataran Al-Aqsha

Ketua lembaga tinggi Islam, Syaikh Ikrimah Shabri menganggap serbuan menteri perumahan Zionis, Urey Areil hari ini (11/2) ke Masjid Al-Aqsha merupakan penodaan terhadap kesucian Al-Aqsha sekaligus provokasi terhadap ummat Islam.

Dalam pernyataan khususnya kepada Infopalestina, Shabri mengatakan, masalah ini terkait dengan tanggung jawab menteri-menteri Zionis dan parlemen Knesset, berikut para rahibnya. Bukan hanya kelompok yahudi radikal saja. Ia menganggap pemerintah Zionis bertanggung jawab penuh atas kehormatan Al-Aqsha. Apa yang terjadi barusan tertolak dan dikecam. Kami tidak akan menerima dan tidak akan menyerahkan satu genggam pun dari tanah Al-Aqsha.

Sebelumnya, menteri perumahan Al-Aqsha datang dari arah pintu Al-Mugaribah didampingi 57 warga dan aparat intelijen. Mereka berjalan-jalan di sekitar pelataran Al-Aqsha ditengah teriakan takbir para pelajar dan jama’ah kaum muslimin di dalam Masjid.

Dalam kaitan ini, lembaga tinggi Islam mengecam penyerbuan menteri Zionis ini. Aksi tersebut telah memberikan legalitas dari pemerintah Zionis kepada rakyatnya untuk menyerbu Al-Aqsha setiap harinya dan mendorong mereka agar lebih meningkatkan penodaanya terhadap Al-Aqsha.

Di sisi lain, Sekjen lembaga Islam-Kristen, Hana Isa menegaskan, berlanjutnya pelanggaran yang dilakukan Zionis terhadap Al-Aqsha oleh para pemimpin Zionis menuntut sikap internasional semisal lembaga umum PBB untuk mendesak pemerintah Zionis agar menghentikan aksinya selama ini dan memaksanya agar tunduk pada undang-undang internasional, terutama kesepakatan Jenewa yang keempat tentang perlindungan rakyat saat terjadi perang. (palinfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *