Maret 2012

Al-Quds atau Yerusalem adalah warisan seluruh umat manusia dan amat dimuliakan pemeluk tiga agama.  Di sinilah keselamatan dan kesucian Masjid Al-Aqsha, Masjid Kubah Batu dan Gereja Makam Suci dimulikan miliaran orang. 

Namun, sejak 78 persen tanah Palestina dicaplok Israel pada 1948 dan disusul pendudukan Yerusalem dan wilayah Palestina lain pada 1967, Al Quds terus dizionisasi.

Palestina pun kian menderita, sementara PBB tak mampu membendung Yahudisasi Yerusalem. Lebih parah lagi, semua kejahatan itu dipayungi Amerika Serikat lewat hak vetonya di Dewan Keamanan PBB.

Pemerintahan Zionis terus memaksa penduduk Palestina keluar dari Yerusalem dan tanah Palestina.  Segala cara digunakan, dari terorisme negara, blokade ekonomi, hingga pembersihan etnis.

Ini tak bisa didiamkan. Yerusalem dan seluruh Palestina –tempat masyarakat berlatar belakang agama dan budaya hidup damai berdampingan– harus dibebaskan.

Di bawah keprihatinan atas kondisi Yerusalem ini dan karena undangan rakyat Palestina sendiri, dibentuklah “Global March to Jerusalem” (GMJ).

Gerakan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan ancaman nyata Zionis kepada Yerusalem dan Palestina.

Aksi solidaritas dunia untuk Yerusalem ini akan diwujudkan dalam bentuk “long march” dan aksi damai di empat negara yang berbatasan dengan Palestina, Mesir, Yordania, Suriah, dan Lebanon.

GMJ ingin menyatukan upaya-upaya umat manusia dan nurani kemanusiaan dunia untuk mengakhiri pembangkangan Israel atas hukum internasional yang tak henti mencaplok Palestina.

Ini adalah momentum baru melawan penjajah dan gerakan sipil untuk mengakhiri pendudukan Israel atas Palestina. Pada saatnya nanti, pemerintah Israel akan menghadapi jutaan demonstran yang menuntut pembebasan Palestina dengan Yerusalem sebagai ibukotanya.

Gerakan ini akan menggantungkan diri kepada pemberitaan media massa dan tentu saja, pertolongan Yang Maha Kuasa yang atas izinNya pula sejumlah diktator di beberapa negara Arab terguling menyusul revolusi Arab belakangan ini.

ASPAC for Palestine

41 delegasi dari berbagai negara di lima benua bergabung dalam GMJ, termasuk Indonesia pada 30 Maret 2012.

Di antara delegasi yang bergabung adalah Asia-Pasific Community for Palestine (Aspac for Palestine).

Gerakan yang digagas di Jakarta belum lama berselang dan lahir dari rasa keprihatinan pada nasib Palestina dan Yerusalem itu merasa terpanggil untuk bergabung dalam GMJ.

Aspac for Palestina diinisiasi ormas-ormas terkemuka Indonesia seperti Mathlaul Anwar, Persis dan Persatuan Umat Islam. Juga, dari lembaga-lembaga non pemerintah yang memprihatinkan Palestina seperti Al Quds Indonesia, ditambah para anggota parlemen dalam Kaukus Parlemen RI untuk Palestina.

Beberapa lembaga lain seperti Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) turut membidani gerakan ini.

Bersama ratusan pimpinan ormas dan lembaga dari berbagai negara di Asia Pasifik dan di hadapan para tokoh nasional, mereka berikrar untuk memperjuangkan hak-hak rakyat dan bangsa Palestina, termasuk membebaskan Yerussalem.

Kesamaan visi dan misi, keragaman elemen yang terhimpun dalam ASPAC for Palestine serta komitmen agar seluruh elemen bangsa Indonesia berkesadaran tinggi untuk menyelamatkan Al Quds, membuat panitia pusat GMJ mempercayakan ASPAC untuk mengemban amanah sebagai wakil resmi GMJ di Indonesia.

Seperti pula GMJ, ASPAC meyakini hak rakyat dan bangsa Palestina untuk merdeka dan memperoleh kedaulatannya. Mereka adalah bagian tak terpisahkan dari warga dunia.

Namun selama sikap rasial dan diskriminatif masih diperagakan Zionis-Israel di Yerusalem, ASPAC yakin perdamaian hanya isapan jempol.

Untuk itulah, sudah saatnya nurani kemanusiaan dipertunjukkan untuk melawan kepongahan Israel.

Meneguhkan solidaritas dan dukungan, meruntuhkan berbagai blokade Israel, dan mengembalikan para pengungsi ke tanah airnya, serta menyelamatkan Yerussalem, Masjid Al Aqsha dan situs-situs sakral umat beragama dari kebinasaan adalah bagian kecil dari tugas suci memperjuangkan hak bangsa Palestina yang sedang terjajah.

Dalam kerangka inilah ASPAC for Palestine mengajak elemen-elemen bangsa untuk bergabung dalam Global March to Jerusalem pada 30 Maret 2012.

Aksi damai masif nan serentak ini akan diberitakan dunia dan diikuti beragam aksi solidaritas lainnya di beberapa kota besar di Indonesia. (antaranews)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *