Kuwait Usir Aktivis ‘Israel’

Ben Tzion, warga Israel kelahiran Rusia terlihat di lokasi suci Islam kedua, Masjid Nabawi di Madinah Arab Saudi, pada 16 November 2017 [Facebook / Ben Tzion]
Dinas Keamanan Kuwait telah mendeportasi aktivis ‘Israel’, Ben Tzion kurang dari 24 jam setelah dia memasuki negara itu, seperti dilansir oleh media setempat.

Deportasi aktivis dan blogger itu muncul setelah tersebarnya kritik oleh anggota parlemen Kuwait dan para aktivis atas “kehadiran orang Israel di negara mereka dan kunjungannya ke International Book Fair” setelah Tzion mendokumentasikan kunjungannya di Instagram.

Media Kuwait – termasuk Al-Qabas dan Al-Rai – mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa Tzion telah memasuki negara itu menggunakan paspor AS dan bahwa kunjungannya bukan bertujuan untuk ikut serta dalam Pameran Buku Internasional Kuwait.

Pada Kamis malam (15/11), Kementerian Dalam Negeri Kuwait mendeportasi Tzion setelah 18 jam berada di negara itu, seperti dilaporkan sumber-sumber yang sama.

Pameran Buku Kuwait berlangsung sejak 14 November hingga 24 November dalam sebuah sesi yang merayakan Yerusalem sebagai ibu kota abadi Palestina.

November lalu Tzion – yang berasal dari Rusia – telah memancing kemarahan di media sosial setelah dia memposting foto dirinya yang sedang berada di dalam Masjid Nabi di Madinah, Arab Saudi (i7).

——————————–

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 17/11/2018 – 14:01.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *