Krisis Listrik Gaza Perdalam Situasi Kemanusiaan Yang Mengerikan

aspacpalestine.com – Gaza. Grup Hak Asasi Manusia dan badan PBB terus mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap situasi kemanusiaan yang memburuk di Jalur Gaza yang terblokade. Di Daerah itu, 2 juta orang Palestina yang hidup di bawah blokade Israel dihadapkan terhadap dampak buruk dari pemotongan anggaran listrik, khususnya berdampak kepada pasokan listrik dan sektor kesehatan.

Komisioner tinggi dari kantor organisasi PBB bidang Hak Asasi Manusia, dalam pernyataanya pada hari Rabu (12/7/2017) mengatakan bahwa kekurangan tenaga listrik sedang berlangsung. Hal itu diperburuk oleh keputusan Israel yang dikeluarkan baru-baru ini. Keputusan tersebut berkaitan dengan pemotongan pasokan listrik. Hal tersebut memperdalam krisis kemanusiaan.

pernyataan tersebut mengatakan beberapa tempat di Gaza, listrik hanya beroperasi 6 jam saja, tetapi laporan mengindikasikan bahwa mayoritas orang-orang Gaza hanya mendapat listrik 4 jam per hari.

kondisi tersebut mengutip dari sejumlah pakar PBB, termasuk dari pelapor khusus tentang kondisi hak asasi manusia di wilayah Palestina terjajah, Michael Lynk. Pernyataan tersebut menyoroti kondisi genting di rumah sakit Gaza beroperasi, Meningkatkanya kekurangan air, dan ancaman limbah yang dibuang ke laut karena kekurangan pasokan listrik.

“2 juta warga Gaza sedang menderita krisis kemanusiaan yang dibuat oleh tangan manusia sendiri. “Kami menyerukan kepada pihak yang terlibat untuk segera menyelesaikan masalah mereka dan tidak membiarkan warga Gaza menderita terlalu jauh”, ujar para Ahli.

“Kami menyerukan kepada masyarakat internasional agar tidak menutup mata mereka terhadap Gaza, dan kami menyerukan dan Kami menyerukan untuk semuanya serta segera mengakhiri blokade yang telah berlangsung selama 10 tahun. Blokade tersebut merupakan bertentangan dengan hukum internasional”, tambahnya.

Juru Bicara Menteri Kesehatan Gaza sebelumnya mengatakan bahwa sedikitnya 11 orang, kebanyakan dari mereka adalah anak-anak, meninggal sejak awal tahun ini. Hal tersebut disebabkan oleh blokade Israel.

 

Sumber: maannews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *