Krisis Listrik Ancam Keamanan Pangan Di Jalur Gaza

aspacpalestine.com – Gaza. Persatuan Komite Kerja Pertanian memperingatkan bahaya terhadap lahan-lahan pertanian yang diakibatkan krisis pasokan listrik yang berkelanjutan, Ahad (8/7/2017). Komite menjelaskan bahwa krisis yang berkelanjutan disertai dengan gelombang yang sangat panas akan mengancam keamanan pangan di Jalur Gaza.

Direktur Jenderal Persatuan Komite Kerja Pertanian, Muhammad Al-Bakri mengatakan bahwa pemutusan pasokan arus listrik yang berkelanjutan ke sektor-sektor pertanian Palestina, di Jalur Gaza, merupakan kerugian yang besar. Hal itu berdampak kepada rusaknya tanaman-tanaman para petani, yang disebabkan para petani tidak dapat mengairi tanaman-tanaman mereka yang mengalami kekeringan. Komite menambahkan “para petani mengalami dampak tersebut”.

Kondisi ekonomi yang buruk tidak dapat memberikan persediaan bahan bakar untuk mengoperasikan pembangkit listrik. Pengoperasian pembangkit listrik tersebut agar dapat menjalankan sumur yang mengairi tanaman-tanaman mereka. Kondisi-kondisi buruk yang dialami Gaza saat ini,  mengancam kerusakan yang lebih lanjut dalam menjaga keseimbangan keamanan pangan di jalur Gaza.

Al-Bakri menyatakan bahwa puluhan ribu hektar lahan pertanian sayur-sayuran dan buah-buahan terancam kekeringan, dalam kondisi yang berkelanjutan yang dialami saat ini. Disamping itu situasi tersebut juga mengancam peternakan ayam. Hal ini menunjukkan bahwa tidak ada penentuan jam pengoperasian listrik dan adanya pembatasan operasional listrik. Pengoperasian listrik di Jalur Gaza hanya berkisar 3 jam per hari. Situasi itu menyebabkan air muncul di waktu-waktu yang tidak tepat, serta memaksa para petani mengairi sawah mereka di waktu-waktu yang tidak baik dalam melakukan pengairan. Hal tersebut mengakibatkan kerusakan tanaman pertanian mereka.

Al-Bakri menegaskan kembali seruannya terhadap masyarakat internasional akan pentingnya untuk melakukan tindakan dan mengambil langkah-langkah yang proaktif untuk menghindari bencana pangan, yang disebabkan oleh memburuknya serta meningkatnya ketiadaan keamanan pangan, di Jalur Gaza.

 

 

Sumber: alwatanvoice.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *