Kotamadya Umm Al-Fahm Kutuk Pembunuhan Berdarah Dingin atas Ahmed Muhameed

Oleh: Khaled El Sayed

 

Kotamadya Umm Al-Fahm mengecam pembunuhan terhadap Ahmed Muhammed Mahmoud Awad Muhameed oleh anggota polisi Penjajah “Israel” di gerbang Masjid al-Aqsa Kota  Yerusalem yang dijajah pada hari Jumat (17/08).

Pihak Kotamadya mengatakan pada hari Sabtu, dalam sebuah pernyataan: “Kami tegaskan kecaman atas pembunuhan yang tergesa-gesa ini dan menyesalkan perilaku tidak logis dan tidak bisa dibenarkan tersebut, dimana kejadian tragis yang telah merenggut nyawa almarhum Hamadah itu sebenarnya mungkin untuk dihindari.”

Pernyataan itu menambahkan bahwa walikota, Sheikh Khaled Hamdan, dan yang bertindak atas namanya, Bilal Zaher, telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga dan mendapatkan informasi terkait kondisi dan dan situasi kesehatan pribadinya sebelum almarhum meninggal dunia.

Pemerintah kotamadya telah mengumumkan tuntutannya agar polisi “Israel” membebaskan jenazah korban  untuk dimakamkan dan dikebumikan pada hari Ahad besok.

Kotamadya juga memberikan catatan bahwa “di saat yang sama kami memiliki hak untuk bertanya: Bukankah lebih mungkin dan lebih utama untuk menangkap dan menahannya sebelum dia ditembak  dan ditahan.”

Pernyataan itu menjelaskan bahwa dari rekaman video yang ditunjukkan oleh pihak kepolisian “Israel” menunjukkan bahwa “penangkapan itu mungkin untuk dilakukan.”

Perlu dicatat bahwa pihak kepolisian “Israel” telah melepaskan tembakan kepada sang pemuda Muhameed, dengan dalih mencoba menikam salah satu anggota kepolisian (i7).

———————-

Sumber: www.arab48.com, terbit 18/09/2018, – 12:02.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *