Korban Penindasan Aksi Demontrasi di Gaza Terus Berjatuhan

Gaza – Korban-korban penindasan penjajah ‘Israel’ terhadap para peserta aksi demonstrasi “Pawai Kepulangan Akbar” di timur Jalur Gaza terus berjatuhan.

Koresponden PIP (Pusat Informasi Palestina) melaporkan bahwa “Penjajah sungguh membidik para demonstran di timur Jalur Gaza dengan menggunakan bom gas dan peluru tajam, yang mengakibatkan jatuhnya banyak korban.”

Sumber-sumber lokal juga melaporkan bahwa Duta Besar Qatar Mohammed Al-Emadi telah berkunjung ke kamp Al-Awda (Pawai Kepulangan) di timur Kota Gaza. Ini merupakan kunjungan diplomat Arab pertama ke acara aksi rakyat di Jalur Gaza timur.

Para demonstran mulai berdatangan di sore hari hari itu (09/11), ke kamp-kamp Pawai Kepulangan di Jalur Gaza timur untuk berpartisipasi dalam aksi hari ke-33 yang menjadi bagian dari Aksi Pawai Kepulangan Akbar atau The Great March of Return.

Koresponden PIP melaporkan bahwa para demonstran mulai berduyun-duyun menuju ke kamp-kamp untuk kembali ikut serta dalam berbagai aksi Jumat “Maret lanjutan”, untuk menegaskan kelanjutan aksi pawai hingga tercapai semua tujuannya.

Komite Nasional Tertinggi untuk Pawai Kepulangan Rakyat di Jalur Gaza menyerukan mobilisasi dan keikutsertaan dalam berbagai aksi hari itu di bumi perkemahan Pawai Kepulangan di di Jalur Gaza timur.

Komite tersebut menyatakan pekan lalu: “Fase berikut dari Pawai Kepulangan akan menjadi lebih kuat dan lebih keras dengan partisipasi besar-besaran dari rakyat dan dengan komitmennya terhadap tujuan dan prinsip-prinsip kerakyatan.”

Komite menegaskan bahwa “aksi pawai akan terus berlanjut dengan target tercapainya tujuan-tujuan taktisnya yang tercermin dalam pemecahan blokade dan diakhirinya penderitaan rakyat di Jalur Gaza sebagai kebutuhan obyektif untuk melanjutkan perjuangan kami di jalan untuk mencapai tujuan strategis untuk kepulangan dan kemerdekaan.”

Komite menegaskan bahwa itu “tidak akan pernah tercapai kecuali dengan terus berlanjutnya perlawanan dan intifada di berbagai kota dan desa-desa dan jalan-ajaln Palestina untuk mengguncang entitas Zionis pemusnah.”

Ribuan warga ikut ambil bagian dalam aksi Jumat lalu (Aksi Pawai Kepulangan dan Pemecah Blokade ke-32) di Jalur Gaza timur yang bertemakan “ Kami akan rontokkan Perjanjian yang pesimistis (Deklarasi Balfour).”

Menurut Kemenkes, di hari itu  tim medis telah mengevakuasi 32 korban ke rumah sakit, diantara mereka ada tujuh yang tertembak peluru untuk mendapatkan perawatan yang semestinya saat terjadi penindasan oleh pasukan penjajah atas demonstran aksi damai di Jalur Gaza timurl.

Pawai Kepulangan dan  pemecah blokade telah bermula sejak 30 Maret lalu di timur Jalur Gaza, dengan diikuti oleh ribuan warga setiap pekannya. Mereka menuntut hak untuk pulang ke tanah air mereka dan agar diangkatnya blokade ‘Israel’ yang masih terus berlangsung di Jalur Gaza sejak 12 tahun lalu.

Aksi penindasan penjajah terhadap para peserta aksi Pawai yang damai ini telah mengakibatkan jatuh korban syahid mencapai 200 orang warga, dan korban luka-luka bervariasi hingga mencapai 22.000 warga lainnya (i7).

——————————-
Sumber: www.palinfo.com, terbit: 09/11/2018 –pukul: 02:23:07 siang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *