Komandan Israel Ancam Perkosa Bocah Tawanan Palestina

Organisasi HAM Betselem berbasis Israel yang bekerja di dalam wilayah Israel merilis laporan kemarin kamis (22/8) menegaskan bahwa anak-anak Palestina yang ditangkap oleh pasukan penjajah zionis diperlakukan dengan kekerasan. Mereka disiksa dan sebagiannya diancam untuk diperkosa dengan dakwaan melempar pasukan Israel dengan batu.

Organisasi ini mengaku pihaknya memperoleh puluhan laporan per Novemer 2009 yang menegaskan bahwa warga Palestina dari Betlehem dan Bebron Tengah sebagian besarnya dibawah umur menyatakan mereka mengalami perlakuan kekerasan saat mereka diinterogasi. Bahkan interogasi berubah menjadi ajang penyiksaan dalam beberapa kasus dan ancaman dari pihak polisi Pusat Ghos Atzion.

Laporan menegaskan seorang anak Palestina berumur 14 tahun dari desa Hosan di Betlehem mengatakan, “Aku dipaksa masuk oleh seorang integrator ke sebuah ruangan. Kepalaku dibenturkan ke tembok kemudian dia memukulku dengan kepalan tangannya, menampar dan menendangku kakiku. Sangat sakit tentu. Aku merasakan tidak mampu berdiri dengan kakiku. Setelah itu interogator mencercaku dan mengatakan hal-hal yang jorok tentang diriku dan tentang ibuku. Dia kemudian mengancam memperkosaku dan melakukan tindakan pelecehan seksual jka aku tidak mengakui melakukan lemparan batu. Aku sangat takut dengan ancamannya karena itu sangat keras. Karena kami hanya berdua di ruangan dan saya ingat apa yang saya lihat di dalam berita tentang serdadu Inggris dan Amerika yang memperkosa dan merekam dan memotret warga Irak dalam keadaan telanjang.”

Organisasi Betselem mengatakan, “Sampai pada bulan Juli 2013 telah menghimpun 64 keterangan dan laporan dari 8 wilayah selatan Tepi Barat. Semua laporan itu menegaskan tentang kekerasan yang dilakukan terhadap tawanan Palestina yang dilakukan oleh para interogator dari Polisi Pusat Gost Atzion, 56 diantaranya adalah terhadap anak dibawah umur.” (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *