Knesset Setujui Pembacaan Pertama RUU Penyitaan Santunan Bagi Keluarga Syuhada dan Tahanan

Pada Senin malam (07/05), Knesset menyetujui pembacaan pertama RUU penyitaan dana santunan bagi para tahanan dan keluarga syuhada Palestina. Ikut dalam pengambilan suara 55 orang anggota yang menyatakan dukungan terhadap RUU itu, dan 14 anggota lainnya menentang rencana itu.

Menurut rancangan itu, dana yang oleh Otoritas Palestina akan diberikan sebagai santunan bagi para tahanan dan keluarga para syuhada Palestina akan disita dari pendapatan pajak yang Israel kumpulkan dari Otoritas Palestina.

Dalam RUU tersebut diusulkan bahwa “Akan dilakukan penyitaan sejumlah dana yang oleh Otoritas Palestina akan berikan kepada para aktivis “terorisme” dan keluarga mereka dari dana yang Israel akan berikan kepada Otoritas Palestina di bawah kesepakatan sementara,”

Menurut rancangan itu, Dewan kecil Kementrian Politik Keamanan telah memproses otoriassi perizinan untuk memberikan dana itu ataupun membekukannya .

Menteri Keamanan Penjajah Zionis, Avigdor Lieberman, menulis di akunnya Twitter –nya “Kami tutup keran Mahmoud Abbas. Sekarang sudah disetujui di Knesset hukum yang membolehkan menyita dana yang akan diberikan Otoritas Palestina kepada keluarga para teroris. Kami akan bekerja untuk mensahkannya melalui pembacaan yang kedua dan ketiga sesegera mungkin. Kegilaan ini, yaitu Kami memberikan dana kepada Otoritas Palestina yang akan dipergunakan untuk mendorong terorisme melawan kami, akan dihentikan, “begitu seperti diungkapkannya.

Kementerian Keamanan, dalam rangka persiapan pemungutan suara pada RUU ini, telah mengungkapkan jumlah dana yang diklaim Otoritas Palestina akan ditransfer kepada keluarga keluarga para pelaku operasi.

Dari pemungutan suara itu menjadi jelas bahwa mayoritas anggota pihak oposisi, dengan pengecualian anggota koalisi, memilih mendukung RUU itu (i7).

—–

Sumber: www.arab48.com, terbit: 07/05/2018 – pukul: 22:11.

,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *