Knesset Israel Setujui RUU “Hukum Yahudi”

aspacpalestine.com – Palestine.  Knesset Israel menyetujui pembacaan pertama “Hukum Yahudi”,  Senin (13/11/2017). RUU tersebut merupakan sumber hukum yang bersifat interpretatif. Disebut sumber hukum interpretatif, dikarenakan tidak adanya naskah hukum di rezim Israel yang berkuasa.

“RUU tersebut mengacu penambahan hukum yahudi. Hukum tersebut sebagai pelengkap di pemerintahan ketika pengadilan memutuskan hukum dan permasalahan tersebut belum ada di hukum sebelumnya”, ujar Biro Penerangan Knesset dalam sebuah pernyataan.

hasil voting tersebut pada pembacaan awal menunjukkan bahwa 36 anggota mendukung RUU ini, 30 anggota menentang dan 1 anggota abstain dari pemungutan suara sebelum merekomendasikan RUU tersebut ke Komite Konstitusi Parlemen.

Menurut undang-undang Israel, RUU harus memperoleh suara dalam 3 kali sesi pembacaan, sebelum disahkan menjadi undang-undang (UU).

RUU tersebut diinisiatif oleh anggota Knesset dari partai Rumah Yahudi (partai koalisi pemerintahan Israel), Nissan Slomiansky.

“Menurut UUD tentang peradilan tahun 1980, jika tidak ada sikap tegas yang menentukan di dalam UU yang ada saat ini dan terdahulu, maka pengadilan harus mematuhi prinsip kebebasan, keadilan, integritas dan kedamaian dalam warisan Israel”, Kata Slomiansky.

Knesset belum menyebutkan tanggal pemungutan suara dalam pembacaan kedua dan ketiga terhadap RUU tersebut.

 

Sumber: safa.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *