Kesepakatan Palestina-Israel: Liberalisasi Sektor Energi Listrik

Pihak Palestina dan Israel telah menandatangani kesepakatan pada hari Selasa (02/05), di mana sektor listrik di Palestina akan dibebaskan dari kendali penuh Israel,  setelah negosiasi yang berlangsung lebih dari tiga tahun.

Perjanjian tersebut memastikan pengaturan hubungan antara “Israel Electric Corporation” dan Perusahaan Transportasi Nasional Palestina sebagai operator listrik eksklusif di Palestina.
Perjanjian tersebut termasuk klausul pengurangan tarif listrik, yang akan dicapai oleh warga Palestina, sebagai hasil dari pembelian listrik secara grosir dan pengenalan khusus terhadap tekanan tinggi dan menengah.

Kesepakatan itu juga memungkinkan diversifikasi dalam memasok sumber daya listrik, yang akan tersedia melalui pembangunan pembangkit listrik baru atau pembelian energi dari negara-negara tetangga, setelah jaringan listrik yang ada saat ini menjadi milik pihak Palestina.

Otoritas Energi dan Perusahaan Transportasi akan dapat mengoperasikan stasiun pensakelaran utama dan memasok mereka dengan tenaga listrik, yang telah menyelesaikan pembangunan empat dari stasiun itu (Jalameh, Nablus, Ramallah dan Tarqumiya).

Kesepakatan tersebut juga mengatur transfer titik-titik jaringan, menggabungkannya, dan mengurangi jumlahnya. Termasuk pengaturan mekanisme pembayaran untuk tagihan listrik, menentukan hak dan kewajiban masing-masing pihak dan menetapkan mekanisme untuk menyelesaikan perselisihan antara kedua pihak. (i7)

 Sumber: www.arab48.com, terbit: 01/05/2018, pukul: 16:39.

,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *