“Kereta perdamaian" Bertolak dari Eropa Menuju Saudi Via “Israel”

Oleh: Muhammad Watt

Di saat Pemerintah AS berpacu dengan waktu untuk meluncurkan “Kesepakatan Abad Ini” yang bertujuan untuk melenyapkan Isu Palestina, dan pembahasan marathon yang dilakukannya bersama dengan negara-negara regional termasuk Arab Saudi, demi terlaksananya rencana melenyapkan Pihak Palestina, perusahaan berita “Israel” melaporkan tentang diluncurkannya proyek “kereta perdamaian”, yang bertolak dari benua Eropa melintasi “Israel”  untuk mencapai stasiun di Arab Saudi.

Menurut perusahaan berita “Israel” tersebut, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, telah menyepakati dengan Menteri Intelijen dan Transportasi Yisrael Katz, pekan ini untuk mempercepat inisiatif mereka bersama tentang “kereta perdamaian” yang akan menghubungkan antar-benua dimana perjalanan kereta ini akan bergantung pada jalur rel Al-Hijaz. Dalam rapat antara kedua belah pihak telah ditunjukkan video yang mempresentasikan proyek tersebut bersama dengan berbagai fitur unggulannya yang telah memperoleh lampu hijau di negara itu.

Dan berlangsung pula pembicaraan tentang proyek strategis yang memungkinkan perluasan dan pemulihan perdagangan antara negara-negara Teluk Arab dan pelabuhan di negara-negara Mediterania, dan pemulihan perdagangan antara negara-negara tersebut dengan “Israel” yang memiliki konotasi luas membentuk derek perekonomian bagi penguatan perdagangan yang ada, dan menjadi tuas untuk mencapai perdamaian ekonomi di Timur Tengah.

Masih dalam kerangka renovasi jalur rel “Kereta Al-Maraj”, didirikanlah stasiun kargo sementara di Beisan, bersebelahan dengan stasiun kereta api, sampai berdirinya stasiun kargo yang permanen. Stasiun kereta permanen itu akan melayani kereta-kereta barang atau kargo yang berjalan di atas jalur rel tersebut mengangkut kargo dari Yordania timur ke Eropa melalui pelabuhan Haifa.

Proyek ini membangun rute komersial dari Laut Mediterania ke Teluk Arab melalui jalur kereta api yang melintas dari Israel ke Arab Saudi. Menurut rencana ini, perjalanan “Kereta Al-Maraj” akan diperpanjang hingga melewati perbatasan Yordania. Ada cabang lain yang akan mencapai Jenin dan menghubungkan Otoritas Palestina dari sana, dan dengan demikian “Israel” akan menjadi jembatan darat antara Eropa dan negara-negara Teluk.

Netanyahu dan Katz juga menyepakati rincian inisiatif proyek tersebut. Telah disepakati untuk mempromosikan inisiatif ini dan melakukan penguatan dengan semua pihak, Amerika Serikat, Yordania dan negara-negara lain di dunia Arab dan Uni Eropa dan negara-negara Asia, di mana Netanyahu merekomendasikan timnya, termasuk dari mereka adalah ketua Dewan Keamanan Nasional, untuk membantu dalam mendorong inisiatif ini.

Rencana ini juga bertujuan untuk berintegrasi dengan inisiatif AS untuk menghubungkan negara-negara di kawasan ini dengan Israel untuk melawan apa yang oleh Tel Aviv, sebut sebagai “ancaman Iran”.  Katz mengatakan bahwa “pergerakan kereta api untuk perdamaian regional, yang dia telah promosikan bersama PM Benjamin Netanyahu, pertama-tama akan meningkatkan perekonomian negara Israel dan status Israel di kawasan itu. Dan rencana ini akan memperkuat poros regional Israel dengan negara-negara Sunni yang moderat dalam menghadapi Iran secara ekonomi di kawasan ini. ”

Perlu dicatat bahwa ada ribuan truk Turki yang tiba di pelabuhan Haifa dan “Israel” dalam beberapa tahun terakhir ke Yordania dan ke timur melalui jalur atau jalan ini, sebagai jalur alternatif jalan via Suriah yang telah diblokir oleh perang Suriah yang berkecamuk. Inisiatif ini berpusat, menurut konsep “Israel” untuk membangun jembatan darat antara Eropa dan Laut Mediterania dan antara Yordania timur.

Proyek ini juga bertujuan menjadikan Yordania sebagai pusat regional untuk transportasi daratan, dimana dia akan terhubung dengan system jalur rel regional menuju “Israel” dan laut Mediterania dan Eropa di barat. Sebagaimana Yordania akan terhubung dengan Saudi Arabia dan negara-negara Teluk dan Irak di tenggara dan timur, dan  Laut Merah melalui Aqaba dan Eilat di selatan.

Israel juga menegaskan melalui inisiatif ini untuk membuat rute perdagangan alternatif antara Timur dan Barat, yang merupakan jalur singkat, cepat, murah, jauh lebih aman, terutama mengingat ancaman Iran terhadap jalur laut di Teluk Arab dan Laut Merah, menurut perusahaan berita “Israel”. Dijelaskan bahwa Amerika Serikat akan memainkan peran penting dalam memberikan dukungan politik bagi inisiatif ini dan kepemimpinannya. Sebagaimana negara-negara lain di kawasan regional dan internasional dapat memainkan peran penting dalam membantu terlaksananya proyek ini, baik dari sisi perencanaan, pembiayaan dan implementasinya.

Perusahaan Kereta Api “Israel” sebelumnya  telah membentuk tim perencanaan dan manajemen Proyek “Kereta Al-Maraj”, dengan tujuan mendorong perencanaan jalur kereta api, terminal kargo dan terminal penumpang. Dengan selesainya pengerjaan rel kereta api, maka dia akan menghubungkan pelabuhan Haifa langsung dengan perbatasan timur,yang memungkinkan lalu lintas perdagangan yang berkelanjutan antara timur dan barat dengan perantaraan kereta api sebagai jembatan daratnya.

Menurut Menteri Perhubungan, Katz bahwa “Kereta Al-Maraj” di masa depan akan digunakan sebagai perlintasan transportasi regional untuk pergerakan barang antara Eropa dan Timur Tengah dan “membentuk keterkaitan Laut Mediterania dan jembatan perdamaian, dan menguatkan hubungan laut Mediterania dengan Yordania, dan dari sana ke negara-negara Teluk Arab, dan dipergunakan sebagai perlintasan penyempurna bagi jalur perjalanan pergerakan laut di sekitar Semenanjung Arab. ”

Dia menambahkan bahwa visinya adalah untuk “menghubungkan Arab Saudi, negara-negara Teluk dan Yordania dengan pelabuhan Haifa dan Laut Mediterania. Satu hal yang akan menjadikan “Israel” menjadi pusat regional untuk transportasi maritim, sehingga memperkuat ekonomi Israel. Ini merupakan visi yang realistis yang kami dorong dengan bekerjasama dengan Pemerintahan Amerikan dan pihak-pihak internasional lainnya,” demikian seperti diungkapkannya. (i7)

———————

Sumber: www.arab48.com, terbit: 24/06/2018 – 11:35.

 

, , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *