Keputusan UNRWA Sangat Merugikan Hak Pengungsi Palestina

Sejumlah pengungsi Palestina, Senin kemarin (8/4) di kota Gaza menggelar aksi unjuk rasa di kota Gaza, di depan kantor badan PBB urusan pengungsi Palestina (UNRWA) memprotes berlanjutnya penutupan kantor dan menghentikan bantuan keuangan dan layanan, di samping menghentikan bantuan keuangan bagi keluarga mislik setiap 3 bulan sekali senilai 10 USD bagi setiap anggota keluarga.

Salah seorang peserta aksi, Abu Muhammad menyatakan, tindakan UNRWA merupakan kejahatan terhadap pengungsi yang terblokade di Gaza. Ia menuntut agar UNRWA membatalkan keputusan penghentian layanan dan bantuan bagi keluarga miskin pengungsi Palestina.

Ummu Aiman, seorang pengungsi Palestina dari kamp Syati, yang berjarak beberapa ratus meter dari kantor UNRWA di Gaza, menyatakan seharusnya UNRWA meningkatkan bantuan dan bukan justru mengurangi layanannya.

Sementara itu Ketua Komite Rakyat Peduli Pengungsi, Muin Abu Aukal mengecam tindakan UNRWA mengurangi layanan yang menjadi tugas pokoknya terhadap pengungsi Palestina di Gaza. Terutama di tengah situasi sulit yang dihadapi para pengungsi di Gaza.

Abu Aukal menggelar pertemuan dengan Mr. Terner di kantor UNRWA di Gaza untuk membahas perkembangan terakhir seputar persoalan ini. Terner menyebutkan pengurangan disebabkan berkurangnya anggaran UNRWA, alasan ini senantiasa diulang-ulang pihak UNRWA. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *