Kementerian Sudan Serukan Normalisasi dengan Penjajah Israel

aspacpalestine.com – Khartoum. Wakil Perdana Menteri dan Menteri Investasi Sudan, Muhammad Al-Fadhil menimbulkan kontroversi terkait pemerintah Sudan yang menyerukan normalisasi dengan negara penjajah Israel. Pernyataan tersebut muncul setelah pernyataan Menteri Luar Negeri Sudan, Ibrahim Ghandour sebelumnya bahwa tidak ada larangan untuk membuka diskusi terkait normalisasi dengan Tel Aviv.

Di masa sebelumnya, beberapa terlihat adanya kejelasan dan samar-samar terkait hubungan Khartoum dengan Tel Aviv. Israel telah berupaya lebih dari sekali untuk mengungkapkan mendukung langkah-langkah Amerika mencabut sangsi-sangsi ekonomi terhadap Sudan, serta membuka gerbang pembicaraan normalisasi.

Dan setelah penjajah Israel melakukan penutupan masjid Al-Aqsha beberapa waktu lalu, tidak seperti biasanya, Menteri Luar Negeri Sudan mengeluarkan penjelasan tidak hadir dalam pernyataan keras terhadap Israel dan tidak mendukung orang-orang Palestina. Orang-orang Sudan biasanya selalu memberikan dukungan terhadap orang-orang Palestina dengan mengadakan demonstrasi. Potret dan Pemandangan tersebut benar-benar telah hilang dari jalan-jalan di Sudan.

Dan jika hal ini berlanjut, maka tidak mungkin kita mendengar upaya besar dalam kebijakan luar negeri negara tersebut. Analis Mahir Abu Al-Jukhi mengatakan bahwa ini adalah data-data yang dipersiapkan untuk opini publik agar diterima, jika tidak ada reaksi keras maka dimulai langkah-langkah ke arah ini, terutama ranah politik musuh dan teman”.

 

Sumber: alhadath.ps

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *