Kementerian Keamanan Dalam Negeri Fasilitasi Dipersenjatainya Ratusan Ribu Warga “Israel”

Oleh: Muhammad Wedd

Menteri Keamanan Dalam Negeri, Gilad Ardan, baru-baru ini menginstruksikan kantor kementeriannya dan markas-markas kepolisian di negara itu untuk memberikan kemudahan kepada warga “Israel” yang mengajukan permohonan untuk memperoleh izin memiliki senjata. Dengan demikian, ada ratusan ribu warga “Israel” akan memperoleh izin untuk memiliki persenjataaan.

Menurut instruksi, persyaratan bagi mendapatkan izin untuk memiliki senjata akan dibuat ringan, dimana kelonggaran aturan semacam itu akan mengarahkan kepada dipersenjatainya ratusan ribu warga  Israel.

Menurut instruksi baru yang terdapat dalam permohonan untuk memperoleh izin, setiap warga negara yang telah menyelesaikan wajib militer akan dapat memperoleh izin untuk memiliki senjata.

Pelonggaran persyaratan bagi pemberian izin kepemilikan senjata oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri, yang pada tahun 2016 telah menyetujui standar yang memperluas lingkaran orang-orang yang memperoleh perizinan ini, ini mengikuti meningkatnya operasi individual yang dilakukan oleh warga Palestina di Yerusalem danTepi Barat yang dijajah.

Menurut Haaretz, statistik resmi menunjukkan bahwa 145.000 warga negara “Israel” memegang senjata di bawah izin dari kementerian terkait. Statistik ini tidak termasuk pasukan keamanan, polisi dan tentara. Izin untuk memiliki senjata berlaku selama 3 tahun, yang bisa diperbaharui setelah habis masanya.

Departemen Keamaan Dalam Negeri sedang menunggu hari-hari ini untuk mulai menerapkan instruksi baru dalam rencana untuk memperluas dan mempermudah  syarat-syarat untuk diterbitkannya izin memiliki senjata.

Kementerian memperkirakan bahwa antara 35-40 ribu warga dari ratusan ribu yang memenuhi persyaratan baru, mereka telah mengajukan izin kepemilikan senjata, sehingga jumlah pemegang izin menjadi 200 ribu warga pada periode mendatang.

Perlu dicatat bahwa persyaratan dasar untuk memperoleh izin  senjata mengharuskan pemohon berusia di atas 21 tahun, dan dalam keadaan sehat. Selain itu sebagian item menyinggung alamat tempat tinggal, dengan memberikan preferensi kepada mereka yang tinggal di pemukiman Yahudi dan daerah perbatasan.

Sejak menjabat di Kementerian Keamanan Dalam Negeri, Ardan telah menyatakan dukungannya untuk mempersenjatai warga “Israel” dengan cara  meningkatkan jumlah orang yang memiliki senjata secara pribadi. Dia membenarkan sikapnya ini dengan dalih tingginya ketegangan keamanan dan operasi bersenjata di negara itu.”

Ardan memasukan ke dalam daftar yang telah disiapkannya dan menyiapkan kemungkinan izin kepemilikan persenjataan  bagi para perwira cadangan, tentara yang telah bertugas di dalam komando khusus, petani, pemandu wisata dan staf medis dari institusi Bintang Daud Merah.

Di pihaknya, kepolisian  tidak menyatakan keberatan untuk memperluas cakupan pemberian izin kepemilikan senjata bagi warga sipil. Meskipun ada kekhawatiran tentang fenomena pencurian senjata yang tersebar luas, namun polisi mengharuskan dilakukannya kerja sama dengan Kementerian untuk memverifikasi identitas orang tersebut dan pemohon yang ingin memperoleh izin kepemilikan senjata. (i7)

———————-

Sumber: www.arab48.com, terbit: 08/07/2018, jam: 14:58.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *