Kasus Pertama Bayi Tabung Istri Tawanan Palestina di Gaza

Pusat Studi Tawanan kemarin mengungkapkan bahwa pertama kali kasus hamil istri tawanan Palestina dari Jalur Gaza  melalui sperma yang dikirim secara diam-diam.

Ketua Pusat Studi Tawanan Rafat Hamdunah menegaskan, kasus kehaliman pertama “bayi tabung” pertama itu dipastikan kemarin Kamis. Istri tawanan Tamer Zaanin hamil setelah dilakukan penanaman sperma dua pekan lalu yang dikirim dari penjara Israel diam-diam.

Istri tawanan menyatakan kebahagiaannya atas kepastian kehamilannya terutama karena suaminya ditahan zionis setela tiga bulan menika dan divonis 12 tahun tahanan.

Zaanin dilahirkan April 1985 dan ditahan Israel pada November 2006 saat melakukan zionis melakukan invasi ke balda Bethanun.

Hamdunah menegaskan, penyelundupan sperma keluar penjara adala oprasi yang sangat pelik dan Israel tidak bisa mengendusnya sampai sekarang.

Para ahli menegaskan, melahirkan adalah hak normal bagi tawanan Palestina dan istrinya. Namun jika masalahnya terkait penanaman sperma secara buatan(inseminasi buatan), maka hal ini membutuhkan proses dan prosedur yang menjamin legalitas secara syariah Islam. Harus ada saksi yang menegaskan bahwa sperma itu berasal dari suami. Saksi-saksi itu juga harus berasal dari keluarga istrinya untuk memberikan legalitas anak yang akan dilahirkan dan menghilangkan segala keraguan.

Sebelumnya, November 2012 tawanan Palestina Ammar Zaben memiliki bayi “Muhannad” yang merupakan bayi pertama melalui “bayi tabung” dengan mengirimkan sperma secara diam-diam dan ditanam ke rahim istrinya. Namun ini bukan di Jalur Gaza. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *