Karena Israel Takut Dengan Aktifis Pro-Palestina

Oleh: Lulu Basmah

Aktivis pro-Palestina, Benjamin Ladraa, berjalan dari Swedia ke Palestina untuk meningkatkan kesadaran dunia akan perjuangan Palestina dari penjajahan Israel, serta untuk menandai seratus tahun perjanjian Balfour.

Di setiap negara yang dilaluinya, ia mengkampanyekan Palestina agar dunia terbuka mata dan hatinya bahwa penjajah Israel sangat tak berperikemanusiaan dan merupakan teroris sejati di muka bumi.

Ia berjalan dari Swedia ke Palestina sepanjang 3.000 mil selama 11 bulan. Sampai di perbatasan Palestina yang terjajah Israel, ia ditolak masuk.

Benjamin Ladraa menulis di akun Facebook-nya: “Pemerintah Israel tidak mengizinkan saya masuk ke Palestina. Saya diinterogasi selama sekitar enam jam sebelum mereka mengatakan bahwa saya ditolak masuk. Mereka hanya memberikan dua alasan untuk menolak saya masuk, salah satunya adalah mereka mengira saya berbohong selama interogasi dan yang lain adalah bahwa mereka mengira saya akan pergi ke Nabi Saleh dan memimpin demonstrasi di sana. Tepat pada hari ini, sudah 11 bulan saya berjalan kaki dan berbicara pada dunia tentang pelanggaran hak asasi manusia rakyat Palestina di bawah penjajahn Israel. Sekarang tanyakan pada diri Anda, mengapa negara Israel sangat takut pada seorang pria Swedia sehingga mereka tidak mengizinkannya memasuki negara yang mereka jajah? Inilah kekuatan seorang aktifis! Karena saya adalah aktifis pro-Palestina!” (LB)

,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *