Kapal-kapal “Freedom Flotilla” berangkat dari Spanyol, menuju ke Italia

“Freedom” dan Al-Awda, dua dari antara kapal-kapal yang mengkampanyekan “Freedom Flotilla” telah berangkat dari Pelabuhan Qadish sebelah barat daya Spanyol dan menuju ke Pelabuhan Cagliari di kepulauan Italia, Sardinia, dalam perjalanan mereka untuk memecahkan 11 tahun blokade oleh Penjajah Israel di Jalur Gaza.

Massa berkumpul untuk melepas awak kapal Freedom Flotilla saat mereka bersiap meninggalkan Spanyol

.Massa berkumpul untuk menyambut awak kapal itu di Spanyol dan membantu prosesi singkat untuk mendukung rakyat Palestina dan menyerukan diakhirinya pengepungan di Gaza.

Dua kapal lainnya berlayar  yang akan bergabung dengan Flotilla akan tiba di kota Lyon Perancis setelah melintasi Seine malam ini.

Mereka kemudian akan meninggalkan pelabuhan besok malam untuk bergabung dengan kapal Freedom dan Al-Awda  pada pertengahan Juli di salah satu pulau Italia.

Freedom Flotilla Swedia: “Rakyat Gaza membutuhkan kita untuk bertindak”

Perancis tidak mengizinkan kapal-kapal itu untuk berhenti di ibukota Paris. Para aktivis yakin ini karena  tekanan dari kelompok-kelompok lobi pro-Israel.

Zaher Birawi, kepala Komite Internasional untuk Pencabutan Blokade Gaza dan anggota pendiri Koalisi Freedom Flotilla, memuji upaya solidaritas yang diberikan di semua kota dan pelabuhan yang mereka telah kunjungi. Dia menyatakan harapan bahwa upaya ini akan berhasil menekan politisi di Eropa untuk mengakhiri pengepungan Gaza.

Jalur Gaza mengalami blokade “Israel” selama 11 tahun yang telah membuat sangat minimnya pasokan listrik dan pengiriman obat-obatan yang vital, membuat warganya terus berjuang untuk bertahan hidup. PBB telah memperingatkan bahwa Gaza bisa menjadi “tidak bisa dihuni” pada 2020.  (i7)

———–

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 29/06/2018 – 11:16 siang.


 

, , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *