Kadin, TMP, dan Hipmi Galang Dana untuk Palestina

aspacpalestine.com – Jakarta. Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Taruna Merah Putih (TMP) dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) melakukan aksi kemanusiaan dengan mengumpulkan dana untuk Palestina. Aksi yang bertajuk “Bersatu untuk Kemanusiaan, Save Palestine” ini digelar di Kunstkring Paleis, Jalan Teuku Umar 1, Jakarta Pusat, Selasa (15/8).

Ketua Taruna Merah Putih, Maruarar Sirait mengatakan pihaknya terpanggil atas nama kemanusiaan untuk membantu Palestina. Untuk kemanusiaan, kata dia, siapa pun pasti terpanggil untuk membantunya.

“Penggalangan dana ini adalah bentuk demokrasi di Indonesia. Kita bisa bersama karena berbeda, beda agama, beda suku, beda pandangan politik, tetapi karena Palestina kita bisa bersama,” kata Maruarar saat saat memberikan sumbutan.

Pria yang biasa disapa Ara ini mengatakan kegiatan dilakukan sebagai bentuk kontribusi TMP, Kadin, dan Hipmi, untuk membantu Palestina. Penggalangan dana ini dilakukan secara terbuka dan hanya berlaku saat acara berlangsung.

“Jadi acara ini semua transparan dari tiga organisasi dan langsung diberikan kepada duta besar Palestina,” katanya.

Ketua Kadin Rosan Roeslani mengungkapkan kegiatan penggalangan dana ini merupakan kontribusi nyata untuk membantu Palestina yang masih membutuhkan bantuan. Menurutnya, kegiatan tersebut adalah implementasi dari nilai-nilai agama dan Pancasila.

“Kita berharap bantuan dana bisa memberikan semangat kepada rakyat Palestina yang tentunya membutuhkan ularan tangan kita,” tutur Rosan.

Selain Ara dan Rosan, hadir juga Ketua Umum Hipmi Bahlil Lahadalia, Wakil Dubes Palestina Taher Ibrahim Hamad, dan Wakil Menteri Luar Negeri, AM Fachir.

Dana yang berhasil dikumpulkan dari acara tersebut sebesar Rp 2,1 miliar. Dana tersebut langsung diserahkan kepada Wakil Dubes Palestina Taher Ibrahim Hamad oleh Ara, Rosan, dan Bahlil.

Setelah menerima dana tersebut, Wakil Dubes Palestina Taher Ibrahim Hamad menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kadin, TMP, dan Hipmi.

Taher menyebut Ara, Rosan, dan Bahlil sebagai maskot yang telah rela memberikan bantuan kepada rakyat Palestina.

“Banyak orang berpikir bahwa Palestina adalah masalah agama, masalah antara Islam dan Yahudi. Ternyata tidak. Di sana, masalahnya adalah nasionalisme, bagaimana kami memperjuangkan hak-hak kami. Bantuan ini akan memberikan dukungan dan kekuatan bagi kami,” pungkas Taher.

 

Sumber: beritasatu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *