Video - Jumat “Lanjut Meski Terkepung”: Puluhan Luka-luka di Timur Gaza

Sejumlah warga sipil Palestina terluka oleh amunisi dan tercekik gas, dalam aksi penindasan pasukan Penjajah Zionis terhadap para peserta di Jumat ke-9 yang dinamakan “Jumat Lanjut Meski Terkepung” dalam rangkaian Aksi Pawai Kepulangan Akbar.

(Saksikan rekaman video aksi penembakan amunisi oleh pasukan Penjajah Israel kepada para peserta Pawai Kepulangan Akbar, di bagian bawah laporan ini)

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan dalam update yang diterima oleh “Pusat Informasi Palestina”: ada 109 warga yang menderita luka-luka oleh tembakan amunisi Penjajah dan bom-bom gas, hingga saat diturunkannya laporan ini. Mereka ditindas oleh Penjajah Zionis di timur Jalur Gaza.

Konfrontasi antara puluhan pemuda dan juga pemudi, remaja laki-laki dan perempuan melawan pasukan Penjajah di daerah-daerah pusat perkemahan, dan di sepanjang perbatasan timur Jalur Gaza, terutama di timur dua kota Rafah dan Khan Younis selatan Jalur Gaza, dan perkemahan Al-Buraij di tengah, dan timur Jibaliya di bagian utara.

Ribuan warga sejak sore tadi berdatangan ke kamp-kamp Kepulangan di Jalur Gaza timur untuk berpartisipasi pada Jumat ke-9 dengan yang bertema Jumat “Lanjut Meski Terkepung”.

Belum lagi orang-orang tersebut tiba berkumpul secara besar-besaran di perkemahan Kepulangan yang tidak jauh dari pagar kawat berduri yang berlebihan di timur Gaza, mulailah pasukan Penjajah melontarkan bom-bom gas yang menimpa orang-orang itu dengan demikian tebalnya, ditambah dengan tembakan senapan beramunisi.
Koresponden “Pusat Informasi Palestina” menambahkan bahwa beberapa pemuda mulai membakar ban karet untuk menghalangi pandangan para penembak jitu Penjajah. Sementara di waktu yang sama terjadi kebakaran di dalam wilayah-wilayah jajahan yang tidak jauh dari timur Jalur Gaza disebabkan oleh balon-balon dan layang-layang pembakar.

Sejak diluncurkannya 30 Maret lalu, rangkaian aksi Pawai Kepulangan Akbar telah mempersembahkan 120 orang sebagai syuhada, dan 13.000 orang lainnya menjadi korban luka-luka, baik disebabkan oleh amunisi senapan Israel dan bom-bom gasnya. Jumlah korban luka dan syuhada terbesar yang gugur terjadi pada Jumat “Kepulangan Jutaan dan Pemecah Blokade” pada tanggal 14 Mei 2018, dimana gugur 66 orang warga sebagai syuhada, dan 3.000 lainnya mengalami luka-luka. (i7)
——————-
Sumber: www.palinfo.com, terbit: Jumat 25/05/2018, pukul: 03:50:30 sore.

 

, , , ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *