Jumat ke-15, 1 Syahid dan Ratusan Luka dalam Aksi Pawai Kepulangan Akbar

Jumat “Bersatu Demi Jatuhkan “Kesepakatan Abad Ini” dan Pecahkan Blokade ” Satu Syahid dan Ratusan Luka-luka oleh Peluru dan Bom Penjajah di Timur Gaza

 

Seorang warga telah syahid dan ratusan lainnya luka-luka Jumat (06/07) oleh serangan pasukan Penjajah Zionis dengan menggunakan peluru dan bom gas, terhadap para peserta aksi Jumat ke-15 Pawai Kepulangan Akbar.

Kemeterian Kesehatan mengumumkan dalam update terbarunya yang dilansir oleh “Pusat Informasi Palestina,” syahidnya Mohammed Jamal Alyan Abu Halima, 22 tahun, oleh tembakan di dadanya di sebelah timur Gaza. Dilaporkan juga bahwa korban luka-luka sejauh ini telah mencapai 396 orang akibat tembakan timah panas dan bom gas, termasuk di dalamnya para korban dari barisan tim medis.

Koresponden PIP mengatakan: ada ribuan warga yang mulai berdatangan kembali ke perkemahan untuk berpartisipasi dalam Jumat yang diberi nama “bersatu demi jatuhkan “kesepakatan Abad Ini” dan Pecahkan Blokade.”

Komite Nasional untuk Perkemahan Aksi Kepulangan dan Pemecah Blokade, telah menyerukan dalam sebuah pernyataannya, untuk berkumpul besar-besaran dan turut serta secara luas dalam aksi dan keluar dari semua desa dan perkotaan dan perkemahan di Jalur Gaza menuju Perkemahan Kepulangan di Timur Gaza.

Segera setelah warga berkerumun masuk ke perkemahan, pasukan Penjajah Zionis mulai menembakkan bom gas dan peluru ke arah mereka. Dua pemuda mulai membakar ban-ban karet untuk menutupi penglihatan tentara Zionis.

Menurut koresponden PIP, Penjajah mentargetkan tim medis dan kru media secara langsung di timur Gaza.

Para pemuda melanjutkan menerbangkan balon-balon pembakar ke wilayah-wilayah penjajahan di sebelah timur Jalur Gaza, yang memicu kebakaran di berbagai wilayah.

Komite juga telah menegaskan tabiat damainya aksi pawai dan keramaian ini dan keberlanjutannya hingga tercapai tujuannya, dimana ini bertolak untuk tujuan itu, yaitu untuk melindungi hak kami untuk kembali ke Palestina dan memecahkan blokade yang tidak adil di Gaza, dan penolakan dari “kesepakatan abad ini” oleh Amerika, dan apa yang disebut tanah air alternatif untuk rakyat Palestina.

Acara itu dijadwalkan mulai bersamaan dengan shalat ashar langsung hingga berakhirnya hari Jumat pada jam 07:30 sore.

Juru bicara dari gerakan “Hamas”, Abdul Latif Qanou, menegaskan bahwa kontinyuitas keluarnya masyarakat Palestina hingga hari ini meneguhkan sikap nasional yang kokoh untuk menggagalkan “kesepakatan abad ini” dan memecahkan blokade, ini harusnyalah yang tercermin dalam sikap Otoritas Palestina secara politik dengan cara membaur dengan rakyat dan mencabut sanksi darinya dan bertindak cepat dalam mewujudkan rekonsiliasi.

Aksi Pawai Kepulangan Akbar telah bermula di Gaza sejak tanggal 30 Maret lalu, dengan diikuti oleh masyarakat luas melalui demonstrasi damai di lima Perkemahan Kepulangan di timur provinsi Jalur Gaza. Aksi ini berlanjut terus setiap hari, dengan puncak keramaian massa pada setiap hari Jumat. Tanggal 14 dan 15 Mei telah menyaksikan puncak aksi pawai besar jutaan yang dihadapi oleh Penjajah Zionis dengan pembantaian berdarah.

Aksi Pawai ini menyerukan diterapkan dan diwujudkannya hak kepulangan bagi bangsa Palestina ke tanah airnya yang mereka diusir darinya. Ini sejalan dengan penerapan resolusi internasional dan resolusi PBB terkait kepulangan pengungsi Palestina. Diantaranya Resolusi 194 yang tersurat di dalamnya hak kepulangan dan kompensasi, disamping itu juga dicabutnya blokade terhadap Gaza.

Sejak bertolaknya aksi ini, telah syahid 144 warga Palestina, termasuk 17 anak-anak. Dan lebih dari 15.500 orang menderita luka-luka, ratusan orang diantaranya masih dalam kondisi kritis.

———————–
Sumber: www.palinfo.com, terbit: 06/07/2018 – jam: 04:27:56 sore.

, ,

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *