Jenin Hantam dan Rebut Senjata Dua Tentara Israel

Jenin, 12-08-2018. Jubir militer Israel mengatakan bahwa warga Palestina telah berhasil melukai dua orang tentara Israel dan merebut senjata salah seorang dari keduanya di kota Jenin, Tepi Barat utara, Senin.

 

Jubir itu, Avichai Adre’i, mengatakan bahwa kendaraan militer Israel salah masuk ke kota Jenin, saat pecah kerusahan mengelilingi kendaraan itu termasuk aksi pelemparan batu. Dia menambahkan bahwa insiden tersebut menyebabkan terlukanya dua orang tentara Israel (laki-laki dan perempuan), yang kemudian berhasil dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

 

Dan warga Palestina berhasil merebut senjata milik salah seorang dari mereka. Adre’i mengatakan bahwa mobil baru dapat dibawa keluar dari kota tersebut setelah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota (yang berafiliasi kepada Kementerian Pertahanan Israel dengan Otoritas Palestina).

 

Wakil Distrik Jenin Kamal Abu-Rab menjelaskan perannya dalam wawancara meĺalui telepon dengan kantor berita Anatolia bahwa Dinas Keamanan Palestina bekerja untuk menjamin keluarnya kedua tentara tersebut bersama dengan kendaraan mereka sampai ke pos pemeriksaan Jalameh.

 

Dia menambahkan bahwa kendaraan tersebut telah masuk secara keliru dari pos pemeriksaan Jalameh dekat Jenin menuju ke arah pasar di pusat kota, dengan pelat mobil tentara Israel, dan tulisan dalam bahasa Ibrani.

 

Dia menjelaskan saat melihat mobil militer itu mendadak warga menyerangnya sambil berkata “Ini tanah kami, orang lain dilarang masuk ke sini.” Dia menambahkan bahwa berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani antara Otoritas Palestina dan Israel untuk tidak membahayakan orang-orang Israel, Dinas Keamanan menjamin pembebasan mereka dan diserahkan ke pihak Israel.

 

Kedua tentara tersebut telah dipukuli oleh warga, dan tentara Israel mengklaim bahwa senjata salah seorang dari mereka telah dirampas pada saat insiden tersebut.

 

Memang sering terjadi warga penjajah masuk ke kota-kota Tepi Barat karena salah jalan dan diserahkan oleh Dinas Keamanan Palestina ke pihak Israel (Aljazeera/i7). Keterangan Foto: Pasukan Penjajah Israel saat penempatan sebelumnya di Tepi Barat (Reuters)

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *