Jama’ah dan Santri Al-Aqsha Kerja Sama Hadang Serbuan Zionis

Puluhan jama’ah shalat dan mahasiswa Al-Aqsha bekerja sama menghadang serangan kelompok Zionis yang datang dari arah Al-Mugaribah.

Yayasan wakaf dan peninggalan Al-Aqsha dalam pernyataan persnya mengatakan, kelompok pemukim Zionis menyerbu memasuki kompleks Masjid Al-Aqsha sejak pagi dini hari. Mereka memasuki al-Aqsha dari arah gerbang Al-Mugaribah dengan kawalan ketat keamanan dengan menodai kesucian Al-Aqsha dalam acara yang mereka sebut peringatan “runtuhnya Haikal”.

Ia mengisyaratkan, sejumlah besar dari keamanan Zionis tampak menyebar di sekitar Al-Aqsha, terutama di sekitar para pelajar yang sedang menuntut ilmu di masjid Al-Aqsha. Sempat terjadi ketegangan antara mereka hingga pekikan suara takbir bersahutan dari kalangan jama’ah sholat dan para pelajar. Mereka mengumumkan penolakanya atas penodaan yang dilakukan kelompok Zionis dan tentaranya di Al-Aqsha. Mereka berkumpul di sekitar para pemukim yang dikelilingi polisi dan tentara Zionis. Akhirnya mereka menarik diri diusir oleh jama’ah sholat hingga ke luar perbatasan masjid.

Buntut kejadian ini, kepolisian Zionis berjaga-jaga di semua pintu masuk menuju Al-Aqsha. Mereka memeriksa semua identitas pengunjung, bahkan menahan dua bocah dari pelataran Al-Aqsha.

Sekitar 20 aktvisi Zionis dari kelompok “Pulang ke Bukit Haikal” maksudnya kembali ke Al-Aqsha membangun kamp di dekat makam Mamanillah milik kaum muslimin di sekitar Al-Quds. Mereka mengenakan pakaian khas dan menggelar upacara haikal.

Sementara itu, mufti umum Al-Quds, Syaikh Muhammad Husain dan khotib Masjid Al-Aqsha mengutuk aksi berulang kelompok Zionis ke masjid dengan kawalan ketat kepolisian Israel.

Dalam keteranganya, Syaikh Husain mengatakan, pemerintah Zionis yang melindungi kelompok garis keras Zionis bertanggung jawab atas semua tindakan yang mereka lakukan terhadap Al-Aqsha, bersamaan dengan ajakan sejumlah kelompok Zionis  untuk menerapkan peraturan baru bagi Al-Aqsha ditengah peringatan Robohnya Haikal. Aksi mereka ini merupakan bentuk lain dari yahudisasi Al-quds dan tempat sucinya. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *