Israel Tolak berikan Visa Ke Pekerja Kemanusiaan

aspacpalestine.com – Palestina. Israel menangguhkan pemberian visa kerja bagi pekerja amal luar negeri yang memberikan bantuan ke orang-orang Palestina, Menurut AFP. Organisasi Kemanusiaan mencatat banyak sekali penolakan atau penundaan dari pemerintah Israel selama lebih dari setahun. Hal tersebut mempengaruhi sejumlah pekerja bantuan saat mereka mencoba masuk ke negara Palestina.

“Situasi ini dapat meningkatkan kelumpuhan operasi kemanusiaan”, kata pekerja senior saat diwawancarai AFP. “seorang pemimpin negara yang sedang menunggu di luar negeri selama berbulan-bulan mengartikan kebijakan ini akan berpengaruh terhadap pengiriman bantuan yang tepat waktu”.

Israel menangguhkan berbagai macam visa sejak Agustus 2016 dan pada bulan Juni tahun ini, Israel telah menghentikan penerbitan visa kerja B1 (dokumentasi paling umum yang banyak dicari oleh seseorang yang bekerja dengan NGO). Banyak dari mereka yang dibiarkan bekerja secara ilegal hanya dengan visa turis. Para pekerja tersebut mengalami kekhawatiran akan pengusiran yang dapat dilakukan kapanpun oleh otoritas Israel.

Daerah kantong pantai menghadapi sebuah krisis energi, air dan kesehatan yang didorong Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres dalam kunjungannya ke wilayah tersebut pada pekan lalu untuk memberi label sebagai “salah satu krisis kemanusiaan yang paling dramatis yang pernah saya lihat”.

 

Sumber: palestinechronicle.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *