Israel Setujui Rumah Pemukim Israel di Jantung Kota Khalil

aspacpalestine.com – Palestina. Untuk pertama kali dalam 15 tahun, Administrasi Sipil Israel telah menyetujui pembangunan unit rumah pemukiman di kota Khalil, Palestina.

Israel berencana untuk membangun  31 unit rumah di permukiman Bait Romano di kota tua Khalil, sebuah lokasi yang digunakan untuk stasiun bus di jalan Shuhada. Di samping itu, sebuah pangkalan militer Israel beroperasi di tempat yang dahulu digunakan sebagai sekolah Palestina.

Jalan Shuhada merupakan urat nadi perekonomian utama kota tua. Jalan tersebut telah ditutup oleh tentara Israel sejak tahun 1994. Ditempat itu, banyak toko-toko yang terpaksa tutuk. Orang-orang Palestina dilarang untuk mengakses jalan tersebut. Lokasi tersebut telah banyak membiayai mata pencaharian dan rumah orang-orang Palestina.

“Keputusan untuk membangun perumahan bagi pemukim Israel yang baru menantang masyarakat internasional dan melanggar hukum internasional”, Ujar Issa Amro (Juru Bicara grup aktivis pemuda melawan permukiman di Khalil) kepada Aljazeera.com

“ini akan hidup semakin tidak terkendali bagi kehidupan orang Palestina di Kota Tua. Orang-orang Palestina di tempat itu sudah menderita dari pos pemeriksaan, penutupan dan serangan berulang-ulang dari pemukim yahudi dan tentara Israel”, tambahnya.

Masyarakat internasional menganggap bahwa permukiman ilegal adalah sebuah pelanggaran terhadap konvensi Jenewa keempat. Dalam konvensi tersebut, dinyatakan bahwa pemindahan penduduk ke wilayah yang telah dijajah dengan kekuatan menggunakan penjajah adalah sebuah hal yang melanggar hukum.

 

Sumber: aljazeera.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *