Israel Serang Gaza Memakan Korban Syahid dan Luka

Seorang warga sipil Palestina syahid dan seorang lainnya terluka Kamis pagi (12/04) dalam serangan udara Israel yang membidik titik perlawanan di sebelah timur Desa al-Syujaiyah di timur Kota Gaza.

Koresponden “Pusat Informasi Palestina” melaporkan, bahwa pesawat pengintai “Israel” menjatuhkan dua roket ke titik kelompok perlawanan di timur Desa al-Syujaiyah yang menyebabkan syahidnya seorang pemuda bernama Mohammed Ahmed Hadjilah, 31 tahun, dan melukai yang lain, yang kemudian dibawa ke puskesmas di Gaza.

Menjelang serangan itu, pesawat Israel menembakkan lima rudal, melalui pesawat tempur dan pesawat pengintai mereka ke arah pos militer Abu Jarad milik Brigade Qassam, selatan Kota Gaza. Api terlihat membubung di tempat itu, tapi tidak ada korban yang dilaporkan.

Juru bicara militer Penjajah, Avichai Adrei, menyatakan bahwa serang itu dilakukan sebagai tanggapan atas pemboman peralatan di dekat rekayasa tehnik kemarin pagi (11/04) selama serangannya ke Gaza timur.

Militer Penjajah membom Jalur Gaza timur, pada Rabu pagi dengan menggunakan sekitar 20 rudal yang membidik titik pemantauan milik perlawanan dan lahan pertanian di timur Kota Gaza, setelah membom sebuah alat peledak di dekat mekanik otomatis di timur Gaza.

Penjajah belakangan ini berulangkali melakukan tindak kejahatan pemboman, penembakan, penyerangan  terhadap lahan pertanian dan titik-titik perlawanan. Ini  tampaknya dilakukan untuk mengalihkan perhatian dari demonstrasi damai (Pawai Kepulangan) yang dihadiri oleh puluhan ribu orang setiap harinya sejak 30 Maret di lima provinsi timur Jalur Gaza, untuk menuntut hak kepulangan dan memecahkan pengepungan.

Dengan korban syahid terbaru, keseluruhan syuhada di Gaza sejak awal aksi Pawai Kepulangan pada 30 Maret berjumlah 33 orang, termasuk tiga orang anak-anak, sedangkan keseluruhan korban luka-luka  berjumlah 3.079 orang, 106 dari mereka masih dalam kondisi kritis (i7).

—–

Sumber: www.palinfo.com

Terbit: Kamis, 12/04/2018, pukul 5:52:40 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *