‘Israel’ Rugi 16.8 Juta Dolar Akibat Terhentinya Produksi Gas Saat Serang Gaza

Israel menderita kerugian sebesar 60 juta shekel ($ 16.8 juta) dari ekspor gas sebagai akibat dari serangan dua hari yang diluncurkan terhadap Jalur Gaza awal bulan ini, ungkap seorang anggota Knesset kemarin (14/05).

Al-Wattan Voice mengutip surat kabar berbahasa Ibrani Maariv yang menyatakan bahwa kerugian tersebut merupakan hasil dari keputusan Menteri Energi Yuval Steinitz untuk menghentikan produksi gas di ladang gas Tamar selama serangan ke Gaza pada 4-5 Mei lalu.

Anggota Knesset ‘Israel’, Orit Farkash-Hacohen mengungkapkan bahwa 60 juta shekel ($ 16,8 juta) telah melayang sebagai akibatnya dan dana ini akan ditutupi dari dana pajak.

Dua puluh tujuh warga Palestina telah dibunuh dalam serangan ‘Israel’ ke Jalur Gaza yang terkepung tersebut, termasuk diantaranya dua orang bayi, dua ibu hamil dan satu anak di bawah umur. Empat orang warga ‘Israel’ juga terbunuh.

Para ahli mengatakan serangan itu dihentikan karena ‘Israel’ akan menjadi tuan rumah bagi Kontes Lagu Eurovision dan negara Zionis ini tidak ingin berita serangan ke Gaza itu akan menjadi bayang-bayang bagi acara musik global ini, atau menghalangi para peserta dan penonton konser untuk menghadirinya. (i7)

———————

Sumber: www.middleeastmonitor.com, terbit: 15/05/2019, jam 09:36 pagi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *