Israel Paksa Keluarga Palestina Hancurkan Rumahnya Sendiri

aspacpalestine.com – Al-Quds. Dua keluarga Palestina di Al-Quds Timur terjajah dipaksa untuk menghancurkan rumahnya sendiri, Senin (3/7/2017). Pemaksaan tersebut datang setelah pasukan Israel berdalih bahwa mereka bagunan yang mereka telah bangun oleh keluarga Palestina tersebut, hampir tidak memiliki izin bangunan.

Keluarga yang tinggal di daerah Sur Bahir tersebut, dipaksa untuk merobohkan rumah mereka sendiri. Hal tersebut dilakukan agar tidak terkena biaya yang besar. Pembongkaran rumah yang dilakukan oleh militer Israel dikenakan biaya yang besar dan berat terhadap pemilik rumah.

Keluarga Mahmud Fawaqa diancam dengan denda sebesar 80.000 shekel (22.850 dolar) jika mereka gagal meruntuhkan rumah tersebut dalam waktu 2 jam. Menurut sumber berita “Ma’an”, bahwa salah satu anak Fawaqa harus dilarikan ke rumah sakit dikarenakan menderita kelelahan, saat mencoba menghancurkan rumah tersebut dalam kurun waktu yang telah telah ditentukan Israel.

Fawaqa mengatakan bahwa telah mencoba untuk mendapatkan izin bangunan dari pemerintah kota Al-Quds, tetapi ditolak dengan dalih bahwa lahan tempat bangunan tersebut ditujukan untuk sebuah kawasan  penghijauan.

Israel sering menolak untuk memberikan izin bangunan ke orang Palestina di Al-Quds Timur Terjajah. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi jumlah populasi orang Palestina di area tersebut. Sementara, banyak sekali pembangunan permukiman ilegal dilanjutkan. Hal itu mengakibatkan meningkatnya jumlah populasi di unit perumahan Israel.

Menurut PBB bahwa 190 rumah orang Palestina di hancurkan di Al-Quds timur pada tahun 2016.

 

Sumber: middleeastmonitor.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *