Israel Lancarkan Penangkapan Massal Di Tepi Barat Dan Al-Quds

aspacpalestine.com – Palestina. Senin (31/7/2017), Klub Tawanan Palestina mengumumkan bahwa pasukan keamanan Israel pada Ahad malam melakukan penangkapan 45 orang Palestina, di  Tepi Barat dan Al-Quds. Sementara itu, kepolisian Israel berdalih bahwa penangkapan 33 orang terkait keterlibatan mereka dalam pelanggaran terhadap Israel.

Juru Bicara Klub tawanan, Amani Sarahina mengatakan kepada reporter AFP, bahwa penangkapan dilancarkan oleh pasukan penjajah di sejumlah tempat di Al-Quds. Di Al-Quds, pasukan penjajah menangkap 33 pemuda Al-Quds. Sementera itu, Pasukan militer Israel juga menangkap 12 orang Palestina di Tepi Barat.

Di lain pihak, Juru kepolisian Israel dalam pernyataannya mengatakan bahwa sejumlah personil polisi Israel dikerahkan untuk melakukan penggeladahan serta penangkapan massal pada malam kemarin. Tindakan tersebut berlangsung secara intensif di lingkungan Wadi Al-Juz, Ras Al-Amud, Issawiya, Kota Tua dan kamp pengungsi dari Shuafat dan Beit Hanina. Selain itu, Kepolisian Israel juga menangkap 33 warga Al-Quds, diantaranya 7 orang masih dibawah umur antara umur 13 dan 17 tahun.

Kepolisian Israel menutup masjid Al-Aqsha dan memberlakukan prosedural keamanan yang baru. Hal tersebut memicu kemarahan orang-orang Palestina dan orang-orang Islam. Disamping itu, hal itu juga menyebabkan bentrokan berdarah antara orang-orang Palestina dan kepolisian Israel.

Menurut Klub Tawanan Palestina, kepolisian Israel melepas pemuda Al-Quds yang mengalami luka akibat pemukulan parah, Jumat (28/7/2017).

“Kami mengobati 64 orang yang terluka dan memindahkan 26 orang terluka ke rumah sakit, serta sisanya ditangani di lapangan” ujar Kelompok Bulan Sabit Merah Palestina.

 

Sumber: elkhabar.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *