Israel Bredel Televisi Al-Quds

Tentara Zionis membredel operasional televisi Al-Quds di kota Al-Quds (Yerusalem), Palestina jajahan 48 berdasarkan surat keputusan menteri Perang Israel, Evigdor Liberman yang mendapat kecaman luas. TV Al-Quds sendiri menyikapi larangan tersebut dengan terus menayangkan acara demi acara, melaksanakan tugas dan misinya membongkar kejahatan yang selama ini ditutupi pemerintahan Zionis.

Menurut kepmen yang dikeluarkan 3 Juli, berdasarkan UU Pemberantasan Teroris tahun 2016 televisi Al-Quds sudah diperingatkan, karena memuat dan menayangkan aktivitas terorisme. Dengan ini, maka siapapun tidak boleh bekerja sama dengannya.

Berdasarkan keputusan menteri Liberman pada Senin kemarin, tentara Zionis menangkap wartawan, Anas Musa Igbariyah asal kota Ummu Fahm, kontributor jaringan TV Al-Quds. Ia bekerja di perusahaan production Basyir Bermedia, di depan rumahnya. Kemudian dibebaskan dengan status tahanan rumah selama lima hari. Ia juga dikenakan larang bepergian selama tiga bulan dan dilarang bekerja dengan TV Al-Quds yang sudah bekerja bersamanya sejak empat tahun lalu. Tentara juga menginterogasi tiga karyawanya, termasuk direkturnya Iyad Nabil.

Al-Quds: Lanjutkan Tayangan Kita

Dalam kaitan ini, TV Al-Quds menegaskan, pihaknya tetap menayangkan siaranya dan melanjutkan tugasnya walau Israel berupaya memberangusnya.

Direktur TV Al-Quds di Palestina, Imad Perancis kepada Pusat Informasi Palestina mengatakan, pihaknya tetap tayang untuk mengungkap kebenaran atas kezaliman yang dilakukan Zionis. TV AL-Quds masih mengudara di wilayah jajahan, Al-Quds dan Jalur Gaza serta Tepi Barat dengan program-program acara  yang membuat Israel terganggu, hingga mengeluarkan larangan tayang.

Ia menegaskan, TV Al-Quds akan tetap amanah menyampaikan misinya. TV Al-Quds bangga mengemban amanah ini. Pihaknya akan terus bekerja, apapun resiko dan pengorbananya. Kami faham menjadi target Israel demi untuk media nasional Palestina. (asy/pip)

————–

Sumber: www.melayu.palinfo.com, terbit: 10/072018 – jam: 04:22:48 pagi.

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *