Imam Masjid Al- Aqsha Kecam Pernyataan PM Israel Yang Anti-Turki

Oleh: Lulu Basmah

Syaikh Ikrima Shabri, imam Masjid Al-Aqsha, Yerusalem, mengutuk kritik terhadap Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang baru-baru ini dilontarkan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Ikrima Shabri, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Muslim Tertinggi Yerusalem, mengaitkan pernyataan Netanyahu dengan fakta bahwa “Israel tidak ingin ada negara yang mendukung perjuangan Palestina.”

“Israel terbiasa mendistorsi fakta. Tapi dunia tahu yang sesungguhnya,” tegasnya.

“Palestina menghargai orang-orang Turki, presidennya dan pemerintahnya atas dukungan kuat dan totalitas mereka untuk hak-hak Palestina, terutama yang berkaitan dengan Yerusalem dan Masjid Al-Aqsha,” tambahnya.

Melalui Twitter pada Ahad (23/12), Netanyahu menyerang Presiden Turki atas operasi kontra-terorisme Turki di sebelah tenggara negara tersebut dan masalah Siprus yang telah berlangsung lama.

Erdogan menanggapi omelan Netanyahu dengan menggambarkan Israel sebagai pendukung “negara teroris”.

Mengenai rencana Israel untuk mengadakan pemilu lebih awal, Shabri mengatakan bahwa rakyat Palestina tidak pernah memiliki banyak harapan untuk ikut dalam pemilu.

“Netanyahu mungkin meningkatkan ketegangan (dengan Jalur Gaza yang dikelola Hamas) untuk mendapatkan popularitas (menjelang pemilu) dan mengalihkan perhatian publik dari banyaknya tuduhan korupsi yang dihadapinya,” kata Shabri.

“Kami tidak berharap banyak untuk pemilihan ini, karena semua partai politik Yahudi mendukung apa yang mereka sebut sebagai ‘negara Yahudi’ dan penindasan yang berkelanjutan terhadap rakyat Palestina,” paparnya. (LB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *