Imam Besar Masjid Al-Aqsha: Israel Ganggu dan Rusak Ibadah Jamaah I'tikaf

Oleh: Lulu Basmah

Imam Besar Masjid Al-Aqsha, Syaikh Ikrimah Shabri, mengabarkan bahwa serangan penjajah Zionis dan para pemukim Yahudi ke masjid Al-Aqsha tidak berhenti sejak awal bulan Ramadhan. Bahkan meningkat di tengah-tengah meningkatnya jumlah jamaah shalat dan i’tikaf di Masjid Suci ummat Islam tersebut.

Syaikh Shabri pada Kamis (7/6) mengatakan, “Penjajah Zionis sengaja merusak ibadah para jamaah i’tikaf di Masjid Al-Aqsha dengan meningkatkan penyerbuan dan penangkapan. Mereka tidak peduli bahwa tindakan tersebut mengganggu ketenangan ibadah kaum muslimin di dalam Masjid Al-Aqsha.”

Syaikh Shabri menegaskan seharusnya penyerangan dan penyerbuan dihentikan, termasuk kunjungan orang asing dan yang lainnya, ke Masjid Al-Aqsha, agar kaum muslimin bisa menunaikan ibadah mereka dengan maksimal. Namun orang-orang Yahudi bersikeras terus melakukan penyerbuan dan merusak suasana ibadah.

Dia menyatakan, “Yang paling mengganggu penjajah Zionis tahun ini adalah meningkatnya jumlah jamaah shalat dan i’tikaf yang datang berbondong-bondong ke Masjid Al-Aqsha.”

Dia menjelaskan bahwa pasukan penjajah Zionis menyerang banyak jamaah i’tikaf di Masjid Al-Aqsha setelah sejumlah pemukim ilegal Yahudi menyerbu masjid. Para jamaah bertakbir dan setelah itu pasukan penjajah Zionis menangkap banyak jamaah dan sejumlah lainnya serta dideportasi dari Masjid Al-Aqsha.

Syaikh Shabri menyatakan bahwa pemerintah penjajah Zionis harus bertanggung jawab atas penyerangan dan penyerbuan yang terjadi ke Masjid Al-Aqsha. Dia menegaskan bahwa penjajah Zionis tidak ingin melihat kaum muslimin tenang menunaikan ibadah mereka.

Kamis (7/6) pagi waktu setempat, konfrontasi meletus antara jamaah i’tikaf dengan pasukan penjajah Zionis di dalam area Masjid Al-Aqsha. Hal itu terjadi setelah puluhan pemukim ilegal pendatang Yahudi menyerbu dan menodai Masjid Al-Aqsha.

Sampai saat ini pasukan penjajah Zionis telah menangkap seorang remaja Palestina dan menembaki ke arah jamaah yang menghujani para serdadu penjajah Zionis dengan sandal dan batu.

Dan sampai saat ini, kondisi di Masjid Al-Aqsha masih tegang. Para pemukim Yahudi melakukan aksi-aksi provokatif dan para jamaah di Masjid Al-Aqsha menghadang mereka. (LB)

, ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *