Huda: Kisah Tragis Tak Membuatnya Putus Asa Raih Cita-cita

Oleh: Lulu Basmah

Masih ingatkan tentang gadis kecil yang menangis histeris di Pantai Gaza pada tahun 2006 lalu?

Adalah Huda Ghalia, bocah Gaza yang menyaksikan langsung bagaimana pasukan Israel merenggut nyawa ayah, ibu dan 7 orang saudara kandungnya.

Kini, Huda telah tumbuh dewasa dan menorehkan sejumlah prestasi gemilang. Setelah menyelesaikan pendidikan S2-nya, kini Huda telah resmi menjadi pengacara berlisensi.

Huda mendapatkan lisensinya sebagai seorang pengacara di Palestina pada 14 Februari 2019. Sebelumnya pada 2018 lalu, Huda menamatkan pendidikan pascasarjananya di IUG (Islamic University of Gaza). Sejak saat itu, berbagai tawaran pekerjaan datang menghampirinya, termasuk menjadi seorang Advokat di IUG.

Kehidupan perih yang ia jalani sendiri telah membentuk gadis 25 tahun itu menjadi muslimah yang cerdas, berani, dan tak pantang menyerah. Ia bertekad sekolah setinggi-tingginya, meski awalnya tak tahu dari mana ia akan membiayai pendidikannya.

Dengan seizin Allah, ada saja donatur yang turut mendukung kebutuhan dana pendidikannya sampai program pascasarjana.

“Saya kehilangan orang tua dan 7 kakak-adik yang tentunya membuat saya sangat sedih. Namun saya tetap berusaha melanjutkan pendidikan. Alhamdulillah, Allah berikan rizqi untuk saya lewat para donatur dan saya berkesempatan menyelesaikan pendidikan saya”, ujar Huda.

Sempat diperlakukan tidak adil oleh Israel, kini Huda siap menjadi penegak keadilan.

Cerita Huda adalah salah satu potret kehidupan anak-anak Gaza dengan berbagai kisah pilu yang menimpa kehidupan mereka. (LB)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *