Hasil Otopsi Membuktikan Jaradat Meninggal Karena Penyiksaan Keras

Laporan hasil otopsi dokter yang dilakukan pada hari Ahad (24/2) pada jasad Arafat Jaradat, membuktikan dia meninggal akibat mengalami penyiksaan keras dan bukan karena mengalami serangan jantung, sebagaimana di klaim otoritas penjajah Zionis. Bahkan membuktikan bahwa semua luka terjadi selama penahanan dan interogasi.

Dokter Palestina yang ikut melakukan otopsi pada jasad korban menjelaskan bahwa proses otopsi yang dilakukan di lembaga Zionis “Abu Kabir Institute” membuktikan adanya memar-memar dan bekar penyiksaan di punggung korban sebelah kanan. Di samping bekar penyiksaan di daerah dada dan luka yang nampak jelas pada bawah leher dan daerah pundak.

Laporan medis ini menjelaskan bahwa korban mengalami patah pada tulang rusuk yang kedua dan ketika di dadanya dan luka di bagian dalam mulut bawah.

Laporan ini menegaskan bahwa otopsi menunjukkan jantung korban dalam keadaan sehat dan tidak mengalami penggumpalan. Pembuluh-pembuluh arteri dalam keadaan terbuka dengan benar dan tidak ada tanda-tanda serangan jantung, seperti diklaim saat pengumuman kemartiran Jaradat oleh Zionis. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *