Hari Pengungsi Sedunia, Diperkirakan 66% Orang Palestina Jadi Pengungsi Di 1948

aspacpalestine.com – Palestina. Peringatan hari pengungsi sedunia dan sebulan setelah 69 tahun Nakhba Palestina atau “bencana”, Badan Pusat statistik Palestina memperkirakan 66% orang Palestina, yang tinggal di Daerah Palestina yang dijajah Inggris pada tahun 1948. Orang-orang Palestina tersebut terusir dan mengungsi dari sejarah Palestina.

Hari ini, Badan PBB tentang Bantuan dan Kerja untuk Pengungsi Palestina di Timur Tengah (UNRWA) memperkirakan sejumlah pengungsi Palestina yang terdaftar di 2016, berjumlah sekitar 5.9 juta orang. Catat Badan Pusat Biro Statistik Palestina. Pusat Statistik menyoroti bahwa angka tersebut mewakili jumlah minimum pengungsi Palestina.

Pada 2016, pengungsi Palestina di Tepi Barat yang terdaftar UNRWA menyumbang 17 persen dari jumlah pengungsi yang terdaftar dengan badan tersebut, sementara pengungsi di Gaza menyumbang 24.5 persen.

Pengungsi Palestina dianggap salah satu angka pengangguran tertinggi di dunia dengan persentasi 44%. Sementara itu, 80% penduduk Gaza diperkirakan bergantung terhadap bantuan kemanusiaan.

UNRWA telah menjadi target kritik orang Palestina dalam beberapa kesempatan pengungsi Palestina, terutama di wilayah Palestina terjajah. Kritikan tersebut tertuju pada pemeliharaan status sebagai pengungsi Palestina. UNRWA beranggapa bahwa hal tersebut menjaga hak pengungsi untuk kembali ke desa-desa di Palestina. Desa-desa tersebut merupakan tempat nenek moyang mereka yang mengungsi selama pendirian negara Israel.

 

Sumber: palestinechronicle.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *