Hari ke-3 Pawai Kepulangan: 11 Cedera dan Dorongan Ketabahan

11 orang lagi warga Palestina hari Ahad (01/04) mengalami cedera, sebagian diantaranya dalam kondisi kritis, ditembak oleh pasukan Penjajah Israel, di hari ketiga aksi Pawai Kepulangan terbesar di timur Jalur Gaza.

Ashraf Al-Qudrah, juru bicara Departemen Kesehatan di Gaza, dalam keterangan pers singkatnya tadi malam mengatakan: 11 warga Palestina telah ditembak di hari ketiga dari Pawai Kepulangan terbesaar.

Dia menjelaskan bahwa dua warga yang luka berasal dari Khan Younis, salah satunya dengan luka kritis di kepala, tepatnya di timur perkampungan Khuza’a. Dia merincikan korban luka-luka lainnya adalah sebagai berikut: 5 di Jabalia, 1 di Gaza, 1 di Rafah dan 2 di Bureij.

Koresponden ” Pusat Informasi Palestina” melaporkan bahwa ratusan warga berbondong-bondong menuju ke kamp-kamp Pawai Kepulangan yang terletak di lima titik Jalur Gaza, dengan tekad untuk melanjutkan aksi dan menantang terorisme Zionis, yang tercermin dalam berlanjutnya kebijakan intimidasi dan terror melalui tembakan senjata otomatis dan bom-bom gas air mata ke arah kamp-kamp dan areal sekitarnya yang menjadi lokasi jatuhnya korban.

Pada hari pertama Pawai Kepulangan telah syahid 17 orang warga sipil Palestina dan 1.400 lebih warga lainnya mengalami luka-luka selama berlangsungnya aksi demonstrasi di hari itu.

Komite Koordinasi  Pawai Kepulangan terbesar telah mengumumkan di bulan Februari lalu tentang rencananya meluncurkan pawai massa damai kerakyatan, yang melibatkan semua massa pengungsi dari berbagai tempat pengungsian sementara sementara mereka menuju Palestina yang terjajah sejak tahun 1948 demi menegaskan hak kepulangan mereka yang dilindungi berbagai resolusi internasional.

Komite menekankan bahwa “perang tahun 1948 telah berhenti sejak 70 tahun yang lalu, dan masih belum ada pembenaran bagi menetapnya pengungsi jauh dari rumah mereka,” dan ada resolusi internasional yang menjamin hak pulang bagi para pengungsi ini , terutama Resolusi 194, dan merekalah para pengungsi sendiri yang akan menggunakan hak kepulangan mereka dengan cara damai kapanpun mereka menginginkannya (Palinfo/i7).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *