Haniyah Bertemu Putra Mahkota Qatar Bahas Rekonsiliasi dan Rekonstruksi Gaza

PM Palestina Ismail Haniyah, Ahad (21/4) bertemu dengan putra mahkota negara Qatar, Syaikh Yamim bin Hamad Ali Tsani di ibukota Qatar, Doha. Jurubicara pemerintah Palestina Thaher Nunu menegaskan Haniyah bersama putra mahkota membahas isu rekonsiliasi, al Quds, tawanan dan rekonstruksi Jalur Gaza.

Haniyah meninggalkan Jalur Gaza menuju Qatar untuk bertemu dengan Amir Qatar Hamad bin Khalifa Ali Tsani dan membahas sejumlah hal penting. Nunu menyebutkan, putra mahkota Qatar mengumumkan sumbangan negaranya untuk membangun istana kehakiman di Gaza senilai 11 juta dolar, di samping bantuan untuk rekonstruksi.

Syaikh Hamad bin Khalifa Ali Tsani mengusulkan diadakannya KTT Arab mini di Kairo, yang melibatkan gerakan Fatah dan Hamas. Tugas KTT ini adalah merealisasikan rekonsiliasi sesuai jadwa waktu tertentu, juga pembentukan pemerintah transisi dari kalangan independen serta kesepakatan waktu pemilu.

Dia juga menyatakan bahwa Qatar mendanai telah rekonstruksi Jalur Gaza dan memberikan bantuan senilai 407 juta dolar selama kunjungan yang dia lakukan ke Jalur Gaza.

Haniyah juga berbicara tentang al Quds dan bahaya yang mengancamnya dan apa yang harus dilakukan bangsa Arab dan umat Islam. Dia sangat mengapresiasi inisiatif Qatar untuk mendirikan dana bantuan untuk al Quds dan sumbangan yang dia berikan senilai 250 juta dolar untuk dana bantuan ini. Dia berharap langkah Qatar ini diikuti oleh negara-negara Arab agar dananya cukup untuk melindungi al Quds, masjid al Aqsha dan mendukung perjuangan warganya serta menggagalkan rencana-rencana Zionis.

Haniyah juga memaparkan penderitaan yang dialami para tawanan Palestina di penjara-penjara Zionis khususnya tawanan Sami Isawi. Dia menegaskan pentingnya langkah negara Qatar bersama seluruh negara yang konsen dengan isu ini untuk menghentikan penderitaan tawanan. (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *