Hamdan: Abbas Terlibat Konspirasi Berangus Isu Palestina

Petinggi Gerakan Perlawanan Islam Hamas Usamah Hamdan mengatakan, “Presiden Otoritas Palestina Mahmud Abbas menggiring rencana untuk membenturkan Jalur Gaza dan Mesir, sebagai strategi untuk balas dendam terhadap Hamas.”

Hamdan menegaskan, “Keterlibatan Presiden Mahmud Abbas dalam membenturkan antara Hamas dan Mesir dibuktikan oleh dokumen resmi dari dalam kantor kepresidenan Otoritas Palestina  di Ramallah.” Dia menegaskan bahwa gerakan Hamas mendapatkan dokumen tersebut.

“Dokumen ini mengungkap rovokasi yang dilakukan Otoritas Palestina terhadap Hamas dan Jalur Gaza. Dokumen ini berasal dari dalam kantor kepresidenan Otoritas Palestina dan lembaga pimpinan Fatah. Upaya ini adalah bagian dari konspirasi memberangus isu Palestina melalui kesepahaman dengan Amerika dan ‘Israel’. Judulnya adalah kembali ke perundingan, namun rinciannya adalah menerapkan solusi bagi isu Palestina sesuai dengan pandangan Zionis dan mewujudkan entitas tidak jelas berupa kantong-kantong dan mengaitkan entitas ini dengan Yordania,” ungkap Hamdan.  

Petinggi Hamas ini menambahkan, “Agar itu terjadi maka harus dihabisi perlawanan. Apa yang dilakukan Abbas sekarang adalah menyiapkan suasana perang Zionis mendatang terhadap Jalur Gaza.” Hamdan menuduh Abbas “terlibat dalam konspirasi untuk menghancurkan Gaza karena mengira bisa melampangkan solusi melalui perundingan”.  

Hamdan menyerukan Abbas agar memperbaiki bacaan sejarahnya. Masalah ini telah diujicoba yang lain, mereka tidak berhasil dan mendapatkan kutukan. Sementara yang lain komitmen berpegang teguh pada hak-hak dan konstanta Palestina, sejarah pun masih mencatat nama-nama mereka seperti Izzuddin al Qassam, Abdul Qadir Husainia dan yang lainnya.

Dia menilai Abbas sekarang ada di antara dua pilihan. Apakah dia menjadi bagian dari orang-orang yang mengabaikan hak-hak dan konstanta Palestina sehingga tidak mendapatkan kemenangan serta tidak memiliki tempat dalam sejarah, atau dia kembali kepada rakyatnya dan tidak mengabaikan hak-hak Palestina meskipun hal itu berakhir dengan kematinnya.  (infopalestina)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *