Hamas-Fatah Serukan Persatuan Palestina

Dua Faksi Islam terbesar di Palestina, Hamas dan Fatah mulai melakukan rekonsilisi untuk Palestina bersatu. Setelah lebih dari satu tahun terhenti, rekonsiliasi ini penting bagi Palestina pasca pengakuan PBB.

“Palestina terlalu besar untuk satu gerakan. Palestina adalah untuk kita semua, kita adalah mitra dalam bangsa ini. Hamas tidak bisa tanpa Fatah dan Fatah tidak bisa tanpa Hamas,” ujar Ketua Gerakan Islam Hamas, Khaled Meshaal, seperti dilansir kantor berita AFP, Minggu (9/12/2012).

Sementara itu, Presiden Palestina yang juga pemimpin Fatah, Mahmud Abbas, menyambut positif pidato Meshaal. Persatuan bagi Hamas dan Fatah nantinya akan menguntungkan rakyat Palestina.

“Pidato itu positif untuk rakyat Palestina,” ujar Abbas.

Meshaal berpidato pada ulang tahun ke 25 Hamas. Dia juga menyerukan upaya untuk melaksanakan kesepakatan 2011 yang terhenti selama pembentukan pemerintahan sementara sebelum pemilu.

“Kita membutuhkan pemilu yang bebas dan adil maka kemitraan nasional dibutuhkan untuk memikul tanggung jawab,” ujar Meshaal.

Kesepakatan tahun 2011 di Kairo dimaksudkan untuk membuka jalan bagi pemilihan presiden dan legislatif pada Mei 2012. Namun perbedaan pendapat mengenai siapa yang akan memimpin pemerintah transisi menghambat pelaksanaan perjanjian tersebut.

Awal tahun ini, Meshaal dan Abbas kembali menandatangani kesepakatan baru di Doha, di mana presiden akan memimpin pemerintahan sementara. Tetapi para pemimpin Hamas di Gaza menolak kesepakatan itu, dan menuduh Meshaal mengambil keputusan tanpa dukungan mereka.

Ketua Komite Pusat Fatah Azzam al Ahmed berharap seruan Meshaal di Gaza terkait upaya rekonsiliasi baru memiliki arti bahwa faksi-faksi Islam kini bersatu untuk sebuah isu yang sama soal Palestina.

“Pentingnya pidato tersebut adalah bahwa ia berada di Gaza, dan di hadapan pemimpin-pemimpin Hamas. Kami berharap itu mencerminkan posisi keseluruhan Hamas,” kata Ahmed. (detik.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *