Hadits ke-3

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرٍو ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ , يَقُولُ :” سَتَكُونُ هِجْرَةٌ بَعْدَ هِجْرَةٍ ، فَخِيَارُ أَهْلِ الأَرْضِ أَلْزَمُهُمْ مُهَاجِرَ إِبْرَاهِيمَ ، وَيَبْقَى فِي الأَرْضِ شِرَارُ أَهْلِهَا ، تَلْفِظُهُمْ أَرَضُوهُمْ ، تَقْذَرُهُمْ نَفْسُ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ، وَتَحْشُرُهُمُ النَّارُ مَعَ الْقِرَدَةِ وَالْخَنَازِيرِ ” Dari Abdullah bin Amr ra berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda, ‘Akan terjadi hijrah setelah hijrah. Sebaik-baik penduduk bumi adalah yang tinggal di tempat hijrahnya Ibrahim, sedang yang menetap di bumi (yang lain) adalah seburuk-buruk manusia. Bumi pun mencaci mereka dan Allah pun membenci mereka hingga menggiring mereka ke neraka (api) bersama monyet dan babi.” Haits ini diriwayatkan Abu Dawud (2482), Ahmad bin Hanbal (5562, 6871, dan 6952), dishahihkan Albani di Silsilatu Al-Ahadits As-Shahihah dan Shahih At-Targhib wa At-Tarhib karena perawinya banyak. Ibnu Taimiyah berkata, “Dikabarkan bahwa sebaik-baik penduduk adalah mereka yang tinggal di tempat hijrahnya nabi Ibrahim, yaitu Syam. Di hadits ini dijelaskan tentang berita gembira bagi pengikut Ibrahim yang hijrah dari Haran dan yang lainnya ke tempat hijrahnya nabi Ibrahim lalu mereka mengikuti agama nabi Ibrahim. Dan agama nabi Ibrahim adalah agama nabi Muhammad juga. Dan hijrah mereka disejajarkan dengan hijrahnya nabi Muhammad dan sahabatnya ke Madinah. Dan hijrah di tempat hijrahnya seorang Rasul adalah mulia. Dan tidak ada lagi hijrah setelah peristiwa Fathu Makkah.” Lalu yang dimaksud yang menetap di bumi selain itu adalah kaum kuffar dan fujjar. Dan yang dimaksud api di hadits di atas adalah sebagaimana ucapan Al-Mudzhir api fitnah yang selalu mengepung mereka akibat perbuatan buruk mereka. Faidah dari hadits: 1. Keutamaan bumi Syam dan Palestina secara khusus, karena negeri itu adalah tempat hijrahnya nabi Ibrahim 2. Keutamaan tempat hijrahnya nabi Muhammad saw. 3. Seburuk-buruk tempat adalah tempat dimana disana tinggal orang-orang kafir dan fajir karena kekufuran dan kefujuran mereka.

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *