Hadits ke-2

عن أنس أن رسول الله قال:  أُتِيْتُ بِالْبُرَاقِ فَرَكِبْتُهُ حَتَّى أَتَيْتُ بَيْتَ الْمَقْدِسِ فَرَبَـطْـتُهُ بِالْحَلْقَةِ الَّتِي يُرْبَطُ فِيْهَا الأَنْبِيَاءِ ثُمَّ دَخَلْتُ الْمَسْجِدَ فَصَلَّيْتُ فِيْهِ رَكْعَتَيْنِ، ثُمَ عُـِرجَ بِي إِلَى السَّمَاءِ – مسلم
 
Dari Anas bahwa Rasulullah saw bersabda, “Didatangkan buraq lalu aku menaikinya sampai tiba di Baitul Maqdis, lalu aku ikat di sebuah tempat dimana para nabi dikumpulkan di situ, lalu aku masuk masjid dan shalat dua rakaat, kemudian aku dimi’rajkan ke langit.” Muslim)
 
Takhrij:

 

Matan hadits di atas dari Anas bin Malik diriwayatkan Muslim hadits no. 162, juga Bukhari di Kitab Tauhid hadits 7517. Juga terdapat riwayat Malik bin Sha’sha’ah dikeluarkan Muslim hadits no. 164. Terdapat hadits serupa riwayat Abu Dzar dikeluarkan Muslim, hadits no. 163.
 
Hadits di atas ada di bab panjang tentang Isro’ dan Mi’roj yang dialami Rasulullah saw. Buroq adalah hewan putih yang lebih kecil dari baghal dan lebih besar dari keledai. Dinamakan Buroq karena kecepatannya atau karena warna putihnya. Dengan kendaraan itu Rasulullah diterbangkan dari Masjidil Haram ke Masjid Al-Aqsha. Sesampainya di Masjidil Aqsha Rasulullah shalat bersama para nabi dimana beliau menjadi imam sebelum menjalani perjalanan mi’roj.
 
*Pelajaran dari Hadits*
 
1.    Hadits ini menunjukan keistimewaan nabi Muhammad saw di antara para nabi yang lain.
2.    Hadits tersebut menjadi bukti mulianya masjidil Haram dan masjidil Aqsha, penentuan dua masjid tersebut sebagai tempat yang dihubungan dalam perjalanan suci Rasulullah tentu bukan tanpa sengaja. Hal itu menunjukkan adanya hubungan kuat dan benang merah antara dua masjid suci tersebut.
3.    Adanya kesinambunga risalah antar para nabi yang diutus Allah sebelum Rasulullah dengan risalah yang dibawa nabi Muhammad saw.
4.    Kuasa Allah tidak dibatasi oleh nalar manusia, karena semua adalah makhluk-Nya dan semua tunduk kepada perintahnya. 
5.    Wajib beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, dan tidak ada bedanya antar satu rasul dengan rasul yang lain.
 
Wallahu’alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *