Gerbang Rafah Dibuka Gaza Bernafas Sesaat

Gaza, 21-02-2018. Pihak berwenang Mesir memutuskan untuk membuka gerbang perbatasan darat Rafah di Jalur Gaza selatan selama empat hari, dari Rabu sampai Sabtu depan dari kedua arah. Pihak berwenang Mesir menutup gerbang itu pada 9 Februari secara mendadak setelah membukanya hanya untuk waktu dua hari di kedua arah, dengan dalih memburuknya situasi keamanan di Sinai dan bahwa Mesir sedang meluncurkan operasi militer berskala besar sana.
Pihak berwenang Mesir mengumumkan pada malam kemarin pembukaan gerbang Rafah di kedua arah mulai Rabu sampai Sabtu karena alasan kemanusiaan, orang-orang yang terlantar dan bantuan, menurut televisi pemerintah dan kantor berita resmi Mesir.
Pada hari Senin, Kairo telah membuka gerbang itu dengan pengecualian bagi melintasnya 69 warga Palestina ke Jalur Gaza yang telah terdampar di wilayah Mesir selama 11 hari, bertepatan dengan dimulainya operasi militer Mesir yang komprehensif di Sinai, menurut Otoritas Daerah untuk Penyeberangan dan Perbatasan di Jalur Gaza.
Gerbang Perbatasan Rafah menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir, dan telah ditutup oleh pihak berwenang Mesir hampir seluruhnya sejak Juli 2013 dengan dalih yang disebutnya sebagai alasan keamanan dan membukanya pada interval yang jarang untuk alasan perlintasan kasus kemanusiaan.
Gerbang tersebut saat ini dikelola oleh Pemerintah Bersepakat Palestina, setelah  diserahkan oleh Hamas  awal November lalu, sesuai dengan kesepakatan rekonsiliasi yang ditandatangani di Kairo pada 12 Oktober lalu (Aljazeera/i7)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *