Gerbang Perbatasan Karama Ditutup Karena Corona



Ramallah – Kantor Instansi Penjaga Perbatasan Otoritas Palestina pada Senin (09/03) mengumumkan, bahwa pintu gerbang perbatasan Karama ditutup untuk perlintasan keberangkatan dari semua provinsi di negara itu.

Instansi tersebut menjelaskan, dalam sebuah pernyataan singkat bahwa: Penutupan ini berlaku mulai saat ini hingga pemberitahuan lebih lanjut, dengan perlintasan kedatangan ke dalam negeri tetap berjalan seperti biasa.

Keputusan itu diambil setelah sebagian dari upaya untuk menghadapi bahaya meningkatnya kasus Coronavirus, setelah jumlah penularannya meningkat menjadi 26 kasus di Tepi Barat.

Juru bicara resmi pemerintah, Ibrahim Melhem, dalam sebuah pernyataannya hari ini membenarkan: terdapat 6 kasus infeksi baru virus Corona di Palestina, termasuk 5 kasus infeksi terbaru di kota Betlehem dan satu di distrik Artah Tulkarm, yang meningkatkan jumlah infeksi menjadi 26 kasus hingga sejauh ini.

PM Palestina, Muhammad Shtayyeh, mengatakan hari Senin (09/03) dalam rapat kabinet: “137 sampel baru sedang diperiksa. Kami memprediksi jumlahnya akan terus meningkat seiring dengan perjalanan waktu.”

Jumat lalu, Otoritas Palestina mengumumkan pemberlakuan situasi darurat (Siaga) di wilayah Palestina yang dijajah selama sebulan karena disebabkan penyebaran virus Corona.
-‐———-
Sumber: www.palinfo.com, terbit: 9 Maret 2020, jam: 09.49 malam



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *