Gempuran Udara Serang Jalur Gaza

Pesawat tempur Israel meluncurkan serangkaian penyerbuan di berbagai wilayah Jalur Gaza akhir malam Ahad (17/03), saat terbang rendah di langit  Jalur Gaza.

Menurut sumber-sumber Palestina, bahwa pesawat tempur model F-16 membombardir menggunakan 10 roket ke daerah pertanian di Desa al-Zaytoun dan dekat persimpangan al-Shuhada di tenggara kota, telah meninggalkan lubang yang dalam di daerah tersebut dan kerusakan terhadap beberapa rumah-rumah di dekatnya. Tidak ada korban yang dilaporkan dari warga yang tinggal di dekat daerah yang menjadi sasaran itu.

Laporan itu menegaskan bahwa pesawat tempur tersebut berkeliaran di langit Jalur Gaza secara intensif sepanjang malam sampai terbit fajar dengan ketinggian yang rendah, dan meluncurkan balon-balon panas bercahaya.

Pesawat-pesawat penjajah itu kembali menembaki lahan pertanian di sebelah timur Desa al-Zaytoun, selain menarget juga lokasi Salah al-Din, di dekat jembatan Lembah Gaza.

Pihak militer Israel, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah serangan tersebut, menyatakan bahwa pesawat tempurnya telah menyerbu sebuah lokasi milik Hamas di Jalur Gaza tengah, dan mengklaim bahwa serangan tersebut merupakan respon atas aksi pemasangan alat-alat peledak di jalur perbatasan utara Gaza yang terkepung.

“Pihak militer Israel akan terus bekerja untuk memberikan keamanan bagi warga Israel dengan segala cara yang ada, dan organisasi teroris Hamas bertanggung jawab atas segala sesuatu yang terjadi di dalam dan di luar Jalur Gaza,” katanya dalam pernyataan.

Bersamaan dengan itu bulldozer-buldozer Israel telah berpindah ke timur Khan Yunis, selatan Jalur Gaza   pada hari Ahad pagi pagi (18/03).

Menurut saksi mata, beberapa buldozer telah pindah ke timur desa Abasan dan melakukan aksi buldoser di tempat tersebut di tengah-tengah gempuran senjata berat terhadap warga dan rumah-rumah mereka yang dibuldozer.

Aksi buldoser itu dilakukan dibawah pesawat-pesawat tempur yang terus menerus beterbangan di langit daerah itu, melakukan maneuver terbang rendah berkali-kali menyebabkan suara-suara yang sangat bising.

Sebelumnya, pihak militer penjajah, pada hari Sabtu (17/03) mengatakan, “sebuah alat peledak telah diledakkan di dekat pagar keamanan di perbatasan timur laut Kota Gaza, dan militer meresponnya dengan menembakkan artileri di dekat tempat pemantauan milik gerakan perlawanan di timur Desa Al-Shojaeya di kota tersebut.”

Pihak militer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pasukannya tidak ada di daerah tersebut pada saat terjadinya ledakan itu, dan tidak terdapat korban jiwa ataupun kerusakan (Arab48/i7).

About Kholid Abdullah

Kholid Abdullah bekerja sebagai tutor Bahasa Inggris dan Bahasa Arab di beberapa lembaga swasta. Selain mengajar, aktifitas harian yang rutin dilakukannya adalah melakukan alih bahasa dari media berbahasa Inggris dan Bahasa Arab untuk mengisi konten situs ASPAC (Asia Pacific Community for Palestine). Saat ini Kholid sedang menyusun sebuah ebook “Antologi Puisi & Nyanyian Perlawanan Palestina”. Untuk mengirim pesan kepadanya, bisa melalui email: interiorasap@gmail.com.
View all posts by Kholid Abdullah →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *