Erdogan: Kami Tidak Akan Tinggal Diam Terhadap Terorisme Negara Penjajah Zionis di Palestina

Presiden Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki tidak akan pernah menerima untuk tetap membisu terhadap terorisme negara yang dilakukan oleh Penjajah Zionis  di Palestina.

Hal ini disampaikan melalui pidato pada hari Jumat dalam sidang pertemuan di ibukota Ankara dengan kepala-kepala cabang Partai Keadilan dan Pembangunan dari beberapa daerah di Turki.

Presiden Erdogan menegaskan bahwa Turki berdiri menentang siapa saja yang berdiri di pihak Penjajah Zionis.

“Mereka menghancurkan nilai-nilai mereka dengan tangan mereka sendiri karena ketulian telinga mereka dari penderitaan rakyat Palestina yang rumahnya dihancurkan dari atas kepala-kepalanya di Baitul Maqdis (Yerusalem) Timur dan mereka yang dipaksa hidup kelaparan di Jalur Gaza. Dan karena mereka mendorong orang-orang yang tidak menghormati kesucian Masjid Al-Aqsha.

Pada masalah lain, Presiden Turki memperingatkan bahwa “masa depan benua yang tua ini  berada dalam ancaman rasisme dan sikap anti terhadap Islam dan kebangkitan Turki yang muncul di negara-negara Eropa dan terjadinya berbagai aksi penyerangan yang merupakan salah satu bentuk manifestasinya.”

Dia menekankan bahwa “Turki masih dianggap sebagai kandidat paling memenuhi kriteria bagi persahabatan dengan Eropa dari berbagai sisi,” dengan mengatakan: “Demikianlah kami menginginkan untuk tetap tinggal, cukuplah bagi kami melihat niat yang sama dari negara-negara Eropa.”

Dia menambahkan: “Saya berharap untuk mencapai landasan luas untuk rekonsiliasi dengan Uni Eropa dalam fase selanjutnya terkait kebijakan regional, terutama kepedulian kita terhadap Suriah dan Mediterania timur, dan kami akan terus melakukan apa yang diperlukan dalam konteks ini.” (i7)

—————-

Sumber: www.mugtama.com, terbit: 17:05 26 Juli 2019.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *